12 Isu Strategis yang akan Dibahas Musyda Muhammadiyah Tanah Datar

BATUSANGKAR, kiprahkita.com -- Muhammadiyah Daerah Kabupaten Tanah Datar menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-13, Ahad (7/6) ini di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar.


Dalam musyda kali ini, ada 12 isu strategis yang akan dibahas. Semuanya terkait dengan penguatan posisi Muhammadiyah sebagai gerakan Isam dan amar makruf di Batusangkar, pada periode 2022-2027 ini.


Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanah Datar yang juga merupakan Ketua Panitia Pengarah Asmet Syamsu menyebut, 12 isu stratefis itu disiapkan dalam rangka melakukan ikhtiar mencermati, mengantisipasi dan memberikan solusi strategis dalam bingkai Islam sebagai gerakan pencerahan menuju Muhammadiyah Tanah Datar Mencerahkan Umat dan Berkemajuan.



"Setelah mencermati perkembangan aktual dalam berbagai ranah kehidupan, maka melalui Musyawarah Daerah Muhammadiyah Tanah Datar ke-13 menyampaikan rekomendasi dan isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan. Ada 12 item yang menjadi rekomendasi," sebut Asmet.


1. Penerapan dan Penegakan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)

2. Memperkut Persatuan Umat

3. Pemahaman terhadap Prilaku Keberagamaan

4. Pemantapan Beragama yang Mencerahkan


5. Pemanfaatan Teknologi Komunikasi

6. Dampak Kemajuan Teknologi Informasi, Telekomunikasi, dan Transportasi

7. Meningkatkan Daya Saing Umat Islam

8. Membangun Budaya Hidup Bersih


9. Melayani dan Memberdayakan Kelompok Difabel dan Kelompok Rentan Lainnya

10. Pengendalian Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif

11. Tanggap dan Tangguh Menghadapi Bencana

12. Memaksimalkan Bonus Demografi


Pada musyda, menurutnya, juga akan dibahas stategi perjuangan Muhammadiyah, garis-garis besar perjuangan Muhammadiyah, dan sejumlah isu strategis mencakup Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, memperkuat dan memperluas paham agama.


Kemudian mengawasi gerakan kedalam atau internal, memperhubungkan gerakan luar, wisata halal, produk halal, politik kedaerahan, serta ekonom dan keuangan daerah.(mus)

Posting Komentar

0 Komentar