325 Calon dan Petugas Haji Pasbar Dilepas Menuju Arab Saudi

Pasaman Barat memberangkatkan 325 orang CJH dan petugas haji. Keberangkatannya secara resmi dilepas Bupati Hamsuardi.

CJH Pasbar dengan usia tertua dan termuda duduk berdampigan

SIMPANGAMPEK, kiprahkita.com - Sebanyak 325 calon dan petugas haji Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (31/5) dilepas Bupati Hamsuardi. Mereka yang berangkat ke Saudi Arabia itu terdiri dari 317 calon jamaah haji, lima petugas haji, dan tiga orang lagi petugas haji daerah.


Kepala Staf Haji Pasbar yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama setempat Syafrizal melaporkan, dari 317 calon jamaah haji yang akan terbang menuju tanah suci Selasa (6/6/2023) depan, 111 orang di antaranya dari Kecamatan Pasaman, 58 Kinali, dan dari Lembah Melintang 30.


Lalu, dari Kecamatan Luhak Nan Duo 33, Sungai Beremas 18, Parit Koto Balingka 12,, Talamau 10, Ranah Batahan 14, Gunung Tuleh 12, Sasak Ranah Pasisir 4, dan dari Kecamatan Sungai Aur sebanyak 14 orang.


Berdasarkan jenis kelamin, calon jamaah haji Pasbar sebanyak 132 orang laki-laki dan 185 orang lainnya perempuan. Jemaah tertua adalah Marwan, usia 95 tahun dari Kecamatan Pasaman, sementara yang termuda adalah Aldi Mulia Permana, juga dari Kecamatan Pasaman.


Khusus petugas haji yang tergabung dalam jemaah Kelompok Terbang (Kloter) III Mes Padang, Kabupaten Pasbar adalah sebagai Ketua Kloter Rali Tasman, Kasi Pakis (Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam) Kantor Kementerian Agama Pasbar Suharjo, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Pasbar, sebagai petugas Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).


Sebagai petugas bidang kesehatan adalah Oktaviandi, sebagai dokter, Maulida Rahmi dan Amelia Putri sebagai perawat kesehatan. Untuk petugas haji daerah adalah, Hartasani, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Lisfa Gusmaliyah dan Somi Emrika. Khusus Somi Emrika, dirinya akan bergabung dengan jumlah Kloter XVI Mes Padang.


Bupati Hamsuardi, melepas jemaah calon haji dari 11 kecamatan se Pasbar, diawali dengan manasik haji terakhir bagi calon jemaah haji tahun 1444/2023. Sebagai pematerinya Ustad Busmel, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Makki Pasaman Barat di Ujung Tanah, Batang Lingkin, Kecamatan Pasaman.


Bupati mengatakan, pada tahun ini, 325 calon jamaah bersama petugas haji Pasbar diberi kesempatan untuk melaksanakan perjalanan ibadah haji ke tanah suci. Kesempatan ini adalah karunia dari Allah Swt kepada hamba-NYA. Untuk itu, manfaatkanlah kesempatan ini dengan maksimal, sesuai aturan, syarat dan rukun haji yang akan dilaksanakan selama berada di tanah suci.


Seiring hal itu, bupati mengajak setiap calon jamaah haji, agar selalu memperhatikan serta melaksanakan beberapa hal, yaitu pertama luruskan niat di dalam hati, bahwa ibadah haji yang akan dilaksanakan hanya untuk Allah dan selalu mengharap ridho-Nya.


Kedua lewat manasik haji, maka memberikan pemahaman atas pentingnya menjaga makna kemabruran haji, sehingga dapat berpengaruh positif bagi kehidupan dan aktivitas sehari-hari bagi jamaah calon haji nantinya.


Hamsuardi, berpesan agar para jamaah calon haji dapat menjaga nama baik negara dengan menaati dan menghormati peraturan dan budaya yang berlaku di Arab Saudi.


Selama menjalankan ibadah, setiap jemaah selalu menjaga kebersamaan, kekompakan serta kerjasama yang baik di antara sesama jamaah haji, menghormati sesama tamu Allah dan menjaga nama baik negara dan daerah, karena ibadah haji dilaksanakan di negeri orang, sehingga penting untuk mentaati dan menghormati aturan, ketentuan, serta budaya yang berlaku di negara tersebut. (gmz)

Posting Komentar

0 Komentar