SIMPANG AMPEK, kiprahkita.com -- Sebanyak 67 orang murid SD El-Ma'arif Pasaman Barat, Selasa (23/5), mengikuti prosesi wisuda 67 di aula Kantor Bupati setempat, Simpang Empat.
Sejumlah pejabat daerah juga turut menghadiri, diantaranya Wakil Bupati Risnawato, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agusli, bersama kepala instansi terkait.
Turut hadir pada kesempatan itu Ketua Yayasan Prof. Dasman Lanin, Sekretaris Yayasan, Hj. Rosni Latief dan para orangtua murid.
Dasman menyampaikan, mengelola, membenahi dan mengembangkan lembaga pendidikan, seperti lembaga pendidikan El-Ma'arif Pasaman Barat, tidak bisa dilaksanakan secara asal-asalan, apalagi dengan memanfaatkan apa adanya.
Membangun sekaligus mengembangkan suatu lembaga pendidikan, ulas Guru Besar Universitas Negeri Padang itu, harus dimulai dari awal, dengan menanamkan komitmen bersama. Melalui konsep dan komitmen itulah, kerja bersama dimaksud dijalankan, sesuai terget yang diharapkan.
Selain itu, sumber daya manusia yang akan menjalankan proses pembelajaran di kelas pada lembaga pendidikan yang bersangkutan, juga harus memiliki kualifikasi ilmu dan keilmuan, sesuai bidang studi yang diampu tenaga pendidik bersangkutan.
Agar antara beban tugas yang diembankan kepada pendidik, sesuai dengan pengabdian yang mereka lakukan di setiap sekolah, seperti di lingkungan lembaga pendidikan El-Ma'arif Pasaman Barat, ingat Dasman, pihak yayasan atau pengelola lembaga pendidikan, juga harus memperhatikan jasa atau pendapat yang diberikan kepada masing-masing pendidik.
Besaran jasa yang diberikan kepada setiap guru bersama tenaga non kependidikan di suatu lembaga pendidikan, tambahnya, juga harus mengacu pada profesionalitas yang dilakukan guru atau pegawai bersangkutan, sesuai ukuran atau standarisasinya
Wabup Risnawato, pada kesempatan itu menyampaikan, atas nama pribadi dan pemerintah daerah, memberikan apresiasi kepada keluarga besar SD El-Ma'arif Pasaman Barat, sebagai salah satu lembaga pendidikan yang selalu peduli dengan masa depan generasi penerus di Pasaman Barat.
Kepada pengurus yayasan, pengelola dan keluarga besar SD El-Ma'arif Pasaman Barat, Risnawato, mengajak agar tetap bersinergi dengan semua pihak, seperti dengan pemerintah daerah, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mitra kerja bersama komponen masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan yang bersangkutan.
“Untuk itu, kami juga berharap kepada orang tua untuk mendukung anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an. Karena tanpa dukungan dari orang tua mustahil program ini bisa berjalan. Kepada penghafal teruslah belajar dan semangat dalam menggali menghafal Al-Quran", ingatnya.
Menurut wabup, penghafal Al-Quran akan mendapatkan tempat yang istimewa dari Allah SWT, dan derajat seseorang diangkat berkat Al-Quran, juga jadi modal hidup di dunia dan akhirat. (gmz)

0 Komentar