Abdul Latif Hafal 30 Juz Alquran di Usia 10 Tahun

Masih berusia 10 tahun hafal 30 juz Alquran. Saat ini dia bersekolah di SDI Khaira Ummah Koto Tangah Padang. Namanya Muhammad Abdul Latif.


PADANG, kiprahkita.com -- Abdul Latif tidak gugup sedikit pun, ketika Walikota Padang Hendri Septa menguji hafalannya. Usai memenuhi permintaan ayat-ayat yang dibacakan, dia pun menerima hadiah langsung dari sang walikota sebuah sepeda.


Di sekolah itu memang banyak yang sudah hafal Alquran. Yang di bawah Abdul Latif hafalannya adalah Afiq Rizfan Anugrah yang baru duduk di bangku kelas II sudah menghafal 30 juz Al-Quran, dan Aurelio Harrizta Ikhwan siswa kelas V berhasil menghafal 29 juzz Al-Quran.


Beruntung Abdul latif, dia memperoleh hadiah sepeda dari walikota Padang, saat mengikuti kegiatan Sumarak Juz 30 yang dilaksanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Senin (22/5).


Sebelum membuka rangkaian acara secara resmi, walikoys bertanya kepada hadirin terkait jumlah hafalan paling banyak dari peserta yang hadir. 


Kepala Sekolah SD Islam Khaira Ummah Ernawati pun langsung mengantar Abdul Latif ke arah Wali Kota Padang Hendri Septa. Ia kemudian bercengkerama dengan sang wako terkait asal sekolah dan hafalannya.


Hendri sempat menguji hafalan Abdul dengan salah satu surat yang dikatakannya menjadi surat favoritnya, yaitu Surat Yasin. Hendri mulai membacakan potongan ayat terakhir Surat Yasin, tanpa berpikir lama Abdul langsung menyambung ayat tersebut dengan lancar.

 

"Kalau usia 10 tahun bisa menghafal Al-Quran 30 juzz tanpa terbata-bata saat diuji, saya beri hadiah satu sepeda untuk Abdul," katanya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang yang diakses dan dikutip pada Selasa (23/5).


Sementara itu, Ernawati menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya itu sebelumnya juga mempunyai program menghafal Al-Quran, salah satunya program TAUD (Tahfiz Anak Usia Dini), yaitu pembinaan menghafal Al-Quran sedari usia 4 tahun.


"Selain itu, kita juga mewajibkan siswa SD  untuk hafal 2 juzz yaitu dari juzz 28-30. Kita menggunakan metode tabarak, yaitu bagi siswa yang mempunyai minat menghafal hingga 30 juzz maka kelas hafalan akan ditambah pagi dan sore," tuturnya.(kominfopdg/charlie; ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar