Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua Baznas Yasman Syah, mengantarkan bantuan untuk membantu korban musibah kebakaran di Nagari Kumango.
BATUSANGKAR. kiprahkita.com -- Saat memberi arahan pada kesempatan itu, bupati juga mengingatkan semua pihak, bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja. Untuk itu, kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan kehati-hatian perlu terus ditingkatkan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran terjadi pada Rabu (3/5) pukul 23.30 WIB. Dalam peristiwa itu, seorang nenek meninggal dunia, sementara rumah yang dihuni para korban ludes dimamah si jago merah. Diduga, pemicu bencana adalah arus pendek.
Rumah yang terbakar itu terletak di Jorong Kumango Selatan Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab.
BACA JUGA
Bupati Eka dan ketua Baznas menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhumah Samsinur, akibat kebakaran yang menghanguskan rumahnya. Kepada keluarga yang ditinggal, bupati meminta bersabar dalam menghadapi cobaan ini.
"Kami mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran oleh Allah SWT. Musibah ini adalah ujian bagi kita, mudah-mudahan kita semua selalu istiqomah dan sadar, bahwa musibah ini merupakan bukti kasih sayang Allah kepada hambanya," ujar bupati.
Baznas menjanjikan akan membantu biaya perawatan Zal, korban kebakaran itu, karena patah tulang sewaktu musibah kebakaran terjadi akan dibantu biaya pengobatannya. Zal adalah suami Susi Susanti, cucu dari nenek yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Kepada masyarakat, sebagaimana dirilis Bagian Prokopim Setdakab Tanah Datar, Bupati Eka menghimbau agar selalu waspada terhadap bencana yang bisa datang kapan saja.
"Saat ini musim hujan dan angin kencang. Saya himbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama malam hari. Mari kita berdoa supaya dijauhkan dari bencana. Pemda kan selalu ada dan siap untuk membantu semaksimal mungkin, apabila ada masyarakat yang mengalami musibah atau bencana," sampainya.
Secara spesifik, Ketua Baznas Yasman Syah mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan bersama-sama melakukan kesiapsiagaan. Selain itu, dia juga menghimbau warga yang sudah terkena hukum wajib berzakat, agar menyalurkannya melalui Baznas, sehingga bila terjadi musibah, otomatis bisa langsung disalurkan untuk membantu para korban.
Walinagari Kumango Iis Zamora Putra kepada bupati melaporkan, pihaknya telah melakukan serangkaian upaya untuk meringankan beban korban. Selain melakukan gotong royong bersama warga, ujarnya, pemerintah nagari juga berusaha menjangkau perantau untuk turut serta membantu meringankan beban korban.
Selain bantuan senilai Rp7,5 juta dari Baznas dan pemerintah daerah, pada kesempatan itu Anggota DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari juga menyerahkan bantuan dua kodi atap seng.
Pada saat penanganan darurat usai musibah, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar juga telah menyerahkan bantuan bahan pangan dan logistik darurat lainnya.(mus)

0 Komentar