Dua Bupati Hadiri Acara Perantau Lintau di Bungo

Dua bupati menghadiri acara perantau Lintau Buo di Kabupaten Bungo, yaitu Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Bungo H. Mashuri.


MUAROBUNGO, kiprahkita.com -- Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya mengajak agar jangan melupakan kampung halaman, baik sudah sukses maupun sedang berjuang di perantauan. Walau di rantau, tapi terasa serasa di kampung halaman.

 

Begitu kata Bupati Tanah Datar Eka Putra,  saat bersilaturahmi dengan perantau Kabupaten Tanah Datar di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Perantau itu tergabung ke dalam wadah Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB).

 

Pertemuan itu dihelat, dalam rangka Silaturahmi dan Halal Bihalal IKLB Bungo, guna memperkuat ikatan silaturahmi antara tanah rantau dengan kampung halaman, sekaligus sesama perantau yang ada di daerah itu.

 

Selain dihadiri sejumlah pejabat dari kampung halaman, kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Komplek Rumah Dinas Bupati itu, juga dihadiri Bupati Bungo H. Mashuri beserta istri; Ny. Verawaty Mashuri dan beberapa orang kepala dinas.

 

“Terima kasih kita sampaikan kepada bupati Bungo, baik atas nama masyarakat di kampung halaman maupun perantau, atas perhatian besar yang telah diberikan Pemkab Bungo, semoga jalinan persaudaraan ini akan dapat kita jaga dan tingkatkan di masa yang akan datang,” kata Eka.

 

Bupati Eka juga mengharapkan para perantau Tanah Datar yang berada di Bungo bisa bersinergi dengan Pemda setempat, sehingga walau berada di perantauan. namun serasa hidup seperti di kampung halaman sendiri, tapi jangan melupakan kampung halaman. 

 

Kesempatan tersebut, juga digunakan bupati menyampaikan berbagai informasi sekitar pembangunan dari kampung halaman ,terutama terkait program unggulan daerah.

 

Selama 2 tahun 2 bulan kepemimpinan kami di Tanah Datar, ujarnya, terus berupaya memantapkan langkah untuk memajukan Kabupaten Tanah Datar dengan mencari yang baru, untuk percepatan pembangunan dan kesuksesan program unggulan yang telah diluncurkan. 

 

"Tanah Datar tidak seperti Provinsi Jambi atau Riau, yang di dalam tanahnya ada tambang, di atasnya ada sawit dan di langitnya ada burung walet. Namun Tanah Datar mendapatkan anugerah dengan keindahan alam yang sangat luar biasa dari Allah SWT,” ujarnya.

 

Menurut bupati, dengan keindahan alam dan kekayaan budaya serta sejarah yang luar biasa, pemerintah daerah bersama masyarakat berupaya mengemasnya,  sehingga banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Tanah Datar.

 

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, tegasnya, tidak bisa bekerja sendiri. Di sinilah diharapkan peran para perantau untuk turut serta mempromosikan dan mengenalkan Kabupaten Tanah Datar kepada masyarakat luas.

 

"Kami yakin para perantau sudah melakukannya, ke depan dengan ikatan silaturahmi yang terjalin dengan baik tentunya kami berharap perantau bisa lebih meningkatkan perannya di ranah, minimal di pasukuan masing-masing. Itu yang kami harapkan," ujarnya. 

 

Bupati H. Mashuri dalam sambutannya menyebut pula, Pemkab Bungo mengharapkan kegiatan halal bihalal dan silaturahmi perantau IKLB bisa dilaksanakan setiap tahun, karena menurutnya kegiatan seperti ini sangat bagus dan sangat luar biasa. 

 

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bungo, kami menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Tanah Datar beserta seluruh rombongan di kabupaten yang berjuluk Bumi langkah serentak limbai saayun ini,” ujarnya.(prokopimtd;ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar