Dua unit kapal milik nelayan Pasaman Barat dilaporkan tenggelam. Musibah itu terjadi di perairan Mandiangin, Kecamatan Kinali.
![]() |
| TIM BASARNAS PASBAR.(dok. ist) |
Koordinator Badan Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Pasaman Barat (Pasbar) Dhio Ulwi Finanda menjelaskan, awak kapal tidak kuasa menantang derasnya angin.
Kapal tenggelam itu terjadi pada hari yang sama tapi jam berbeda. Peristiwa pertama terjadi pukul 15.00 WIB dengan tiga orang penumpang, dan selamat, yaitu Ipat, Yuda, dan Buyung Zefra.
Kapal kedua tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB, penumpangnya dua orang, yaitu Buyung Karung yang dinyatakan selamat, dan satu Nofrizal yang hingga berita ini dirilis masih dalam pencarian. Dua kapal itu tenggelam dihantam ombak besar saat memasuki Muaro Binguang Mandiangin.
Tim SAR dan tim gabungan lainnya datang ke lokasi begitu menerima laporan adanya peristiwa dari masyarakat. Basarnas menerjunkan tujuh personil dengan peralatan lengkap, diperkuat oleh tim dari TNI Angkatan Laut dam Pol Airut Polres Pasaman Barat.
Saat ini, jelasnya, cuaca ekstrem masih melanda Pasbar, sehingga badai dan angin kencang terus terjadi. Kepada nelayan diharapkan, ujarnya, agar senantiasa waspada cuaca ekstrem ini jika saat melaut.(gmz)

0 Komentar