Fauzi Bahar Ingatkan Dahsyatnya Terkaman Narkoba

Bila diibaratkan singa, maka ada tiga singa yang punya terkaman dahsyat, kini mengancam remaja. Harus ada langkah konkret mencegahnya.


PADANG, kiprahkita.com -- Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat H. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati mengingatkan, tiga jenis singa ganas kini membidik generasi muda Sumbar. Banyak di antaranya sudah diterkam dan menjadi korban.


"Harta yang paling berharga itu adalah anak. Tapi para orangtua harus menyadari, anak-anak kita itu banyak yang sudah diterkam singa ganas bernama narkoba, LGBT, dan pergaulan bebas. Ancaman lain yang juga mulai marak adalah tawuran," ujarnya, Kamis (18/5), di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar.


Fauzi mengatakan hal itu, saat bersilaturahmi dengan keluarga besar PWI dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal.


Mengingat begitu beratnya perjuangan menghentikan singa agar tak menerkam lagi, mantan walikota Padang itu mengingatkan pentingnya 'memasukkan' Alquran ke dada anak sejak awal, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun keluarga.


"Alquran adalah benteng kuat dalam melindungi anak-anak kita. Tanamkan Alquran itu ke dada mereka. Jadikan mereka anak yang hafal Alquran, minimal juz 30. Masukkan kitab Alquran itu ke dalam tas mereka, sehingga mereka bisa membacanya kapan dan dimana pun," sebut Fauzi, seraya membagikan kitab Alquran waqaf kepada seluruh hadirin.


Sementara itu, Ustadz Syofwan Diran dalam tausyiyahnya menyebut, halal bihalal adalah tradisi silaturahmi umat Islam model Indonesia. Kendati tidak secara tegas ada tuntunannya, namun Shofwan berkeyakinan, halal bihalal penting posisinya dalam kehidupan umat, di antaranya memperkuat silaturahmi.


Dengan silaturahmi yang kuat, ujarnya, maka banyak hal yang bisa dilakukan, baik dalam memajukan umat maupun memperkuat persaudaraan, misalnya dengan sesama anggota PWI di seluruh Sumatera Barat.


Ketua PWI Sumbar Dr. Basril Basyar mengatakan, salah satu tujuan halal bihalal itu memang memperkuat silaturahmi sesama anggota PWI. Itu pulalah sebabnya, acara tidak saja dihadiri pengurus dan anggota yang ada di Padang, tetapi juga megundang daerah-daerah.


BB panggilan akrab Basril Basyar menambahkan, sehubungan Sumbar akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) pada 2024, ia meminta dukungan semua pihak, terutama pengurus PWI se-Sumbar, agar nantinya iven yang dilaksanakan sekali tiga tahun itu sukses dilaksanakan di ranah Minang.


"Mari kita rapatkan barisan sehubungan Sumbar nanti akan menjadi tuan rumah Porwanas, yang insya Allah bakal dilaksanakan pada 2024 nanti," ujarnya.(mus)

Posting Komentar

0 Komentar