Fluktuasi harga masih mewarnai pada 18 komoditas bahan pangan pokok di Pasar Padang Panjang. Harga telur ayam ras terpantau masih terus naik.
![]() |
| temanggungkab.go.id |
PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Dalam dua pekan belakangan, telur ayam ras mengalami kenaikan harga. Pemicu adalah banyaknya ayam petelur yang memasuki usia tua dan berhenti berproduksi.
Selain itu, tingginya permintaan telur untuk berbagai pesta, termasuk acara pernikahan, serta kenaikan harga pakan ayam, menjadi bagian penting yang turut memperngaruhi kenaikan harga itu.
Pada minggu ini, harga telur ayam naik dari Rp1.900/butir menjadi Rp1.925/butir. Sedangkan minggu sebelumnya naik dari Rp1.775 menjadi Rp1.900.
Telur itik juga mengalami kenaikan harfa dari Rp2.800/butir menjadi Rp2.900/butir, cabai rawit dari Rp25.250/kg menjadi Rp28.500/kg, cabai merah dari Rp25.250/kg menjadi Rp28.000/kg, dan sawi bola dari Rp5.000/kg menjadi Rp7.000/kg.
Sedangkan bawang daun naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp13.000/kg, terong dari Rp8.000/kg menjadi Rp9.000/kg, seledri dari Rp18.000/kg menjadi Rp30.000/kg, minyak goreng curah dari Rp15.000/kg sebelumnya menjadi Rp16.000/kg, dan jeruk dari Rp15.000/kg menjadi Rp16.000/kg.
Komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya cabai hijau dari Rp23.500/kg menjadi Rp22.000/kg, bawang merah dari Rp30.000/kg menjadi Rp29.500/kg, bawang putih dari Rp36.000/kg menjadi Rp35.500/kg, dan kacang kedele dari Rp13.000/kg menjadi Rp12.500/kg.
Kacang tanah dari Rp28.750/kg menjadi 28.250/kg, buncis dari Rp16.000/kg Rp14.000/kg, bawang bombai dari Rp50.000/kg menjadi Rp45.000/kg, dan ikan kembung dari Rp70.000/kg menjadi Rp60.000/kg.
Kabag Perekonomian dan SDA Setdako Padang Panjang Putra Dewangga mengakui, sepanjang minggu keempat Mei ini, terdapat 18 komoditas yang mengalami fluktuasi harga. Fluktuasi yang terjadi adalah penurunan harga pada delapan komoditas dan 10 komoditas mengalami kenaikan harga.(kominfopp/cigus; ed. mus)

0 Komentar