Inflasi Relatif Terkendali

Sejumlah komoditas bahan pangan utama mengalami penurunan harga. Di sisi lain, inflasi relatif terkendali sepanjang April 2023 kemarin.


PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, inflasi relatif terkendali dan menurun. Kendati demikian, pemerintah daerah diminta tidak berpuas diri. Kunci pengendalian infasi itu terletak pada kontrol transportasi yang berpengaruh terhadap kenaikan harga bahan pokok.


Demikian dikatakan Tito, Senin (8/5), saat memberi arahan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri secara daring, diikuti para kepala daerah seluruh Indonesia.


Dari Pemko Padang Panjang, rakor itu dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yas Edizarwin, Kabag Perekonomian dan SDA Setdako Putra Dewangga dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota.


Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menjelaskan, perkembangan harga pascalebaran ini kenaikan harga tetinggi di Pulau Sumatera terjadi di Bengkulu Selatan dengan nilai IPH 4, 26 persen. Sementara Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Sijunjung masuk 10 besar kabupaten kota dengan IPH tertinggi di Sumatera.


Putra, usai takor itu menjelaskan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Padang Panjang pada minggu pertama Mei ini minus 1,766 atau terjadi penurunan.


"Komoditas utama yang berkontribusi untuk penurunan ini adalah cabai merah dan daging ayam Ras," ujarnya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang Panjang.


Pada minggu pertama Mei ini, imbuhnya, diwarnai dengan penurunan harga 14 komoditas dan kenaikan harga enam komoditas. Meskipun demikian, Putra menyatakan, tidak ada kenaikan dan penurunan yang terlalu signifikan.


Komoditi strategis yang mengalami penurunan harga di Pasar Pusat Padang Panjang di antaranya daging segar, minyak goreng curah, telur ayam, daging ayam broiler. Cabai merah yang kembali mencatatkan rekor turun harga hingga Rp26.500/kg. Harga terendah terjadi sejak Januari 2023.(*/mus)

Posting Komentar

0 Komentar