Komunitas Kuflet Diskusikan Pentingnya Tata Suara dalam Film

Suara merupakan media komunikasi yang tak terlihat. Tata suara hal yang amat penting dalam pembuatan film.

PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Sebagaimana pekan sebelumnya, Sabtu (27/5) ini, Komunitas Kuflet Padang Panjang kembali menggelar diskusi rutin. Tema pekan ini jatuh kepada Tata Suara Film.


Ketua Umum Kuflet Akbar menelaskan, narasumber pada diskusi kali ini adalah Maksalmina, alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Sedangkan moderator dipercayakan keada nela Febri Yasmi.


Maksalmina mengatakan, suara di film kebanyakan adalah suara yang diciptakan ulang, dengan berbagai alat yang menghasilkan suara yang sama dengan layar filmnya. Audio yang digunakan, ujarnya, biasanya di-dowload, dibeli dan dibuat sendiri.


Sarjana Seni Lulusan Televisi dan Film ISI Padangpanjang yang juga merupakan alumni Komunitas Seni Kuflet mengatakan, dalam pengeditan terdapat banyak bagian editing video, editing audio, editing Computer Generated Imagery atau di singkat CGI.


"CGI merupakan sebuah proses pembuatan konten visual, atau animasi sebagai media komunikasi yang tidak terlihat, dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Pro Tools adalah aplikasi yang digunakan sebagai pengeditan suara video atau film," ujaranya.


Biasanya, kata dia, aplikasi edit berbayar dan digunakan oleh editor yang sudah mahir seperti editor film, bioskop, dan film series. Di dalam bioskop, imbuhnya, terdapat banyak speaker di dalam ruangan contohnya: suara helikopter berada di atas.


"Di dalam video yang bagus jangan menganggap remeh terhadap tata suara, Namun kebanyakan orang tidak terlalu memperhatikan penataan suara, karena dengan adanya gambar yang bagus belum tentu hasilnya bagus, tapi dengan adanya tata suara yang baik, semuanya menjadi komplit baik itu secara visual maupun secara apa yang kita dengar," ungkapnya.


Salah seorang peserta diskusi, Sarah Samosir mengatakan, materi Tata Suara Film  yang diberikan Bang Maksal, sapaan akab Maksalmina, sangat bermanfaat. "Banyak ilmu mengenai film yang jarang saya ketahui seperti proses pembuatan Tata Suara pada Film," tuturnya. 


Sementara Ichsan Saputra mengatakan, ikut diskusi itu merupakan kesempatan yang luar biasa, karena mendapatkan pengalaman dalam diskusi yang diajarkan oleh seorang senior hebat, yang menjadi sebuah panutan dan banyak pengalaman.


"Pemateri sudah berkecimpung di dunia perfilman Indonesia dan juga mendapatkan penghargaan Festival Film Indonesia, dan saya sangat merasa bangga mendapatkan materi yang luar biasa ini," ucapnya.(fazha)

Posting Komentar

0 Komentar