Pemko Padang Giatkan Mitigasi Bencana

PADANG, kiprahkita.com -- Selain rencana banjir, pohon tumbang, dan badai, Kota Padang termasuk daerah rawan gema bumi dan tsunami. Makanya, mitigasi perlu terus digiatkan.


Walikota Padang Hendri Septa menyebut, kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu terus dibangun, sehingga ketika musibah itu datang, korban jiwa dan harta bisa diminimalisir.


Setelah diguncang gempabumi Magnitudo 7,3 (pemutakhiran M6,9) beberapa waktu lalu, usaha mitigasi yang dilakukan Pemko Padang tidak namak kendor. Malah intensitasnya terus ditingkatkan. Koordinasi dengan semua elemen terkait pun ditingkatkan pula, misalnya dengn Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


“Alhamdulillah, respon dari masyarakat kita terhadap gempa yang terjadi luar biasa. Masyarakat peduli terhadap kejadian saat gempa magnitudo 6,9 melanda. Datangnya musibah tanpa rencana. Diperlukan mawas diri dari masyarakat. Kita doakan, semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi dan kita terus berdoa kepada Allah SWT,” kata Wako Hendri.


Menurutnya, sebagai usaha mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan semua pihak, pemko akan melakukan pelatihan penanganan bencana, baik bagi masyarakat maupub relawan bencana Kota Padang. Minimal, ujarnya, sekali enam bulan pihaknya akan melakukan simulasi.


Sementara itu, saat bertemu Wako Hendri, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Padang Panjang Suaidi Ahadi menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Padang atas kesiapsiagaan masyarakat dalam menyikapi isu tsunami, pasca gempa bumi magnitudo 6,9 di Mentawai pada Selasa, (25/4/2023) dini hari.


Suaidi mengatakan, masyarakat sudah cukup peduli dengan isu peringatan tsunami. "Kami sudah bekerja sama dari dulu dengan Pemko Padang, dengan membentuk komunitas masyarakat siaga bencana," katanya.


Hasilnya, pada tahun 2022 lalu, Kelurahan Purus dan Lolong Belanti mendapatkan pengakuan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) terkait dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi tsunami itu.


"Kami akan terus mengedukasi kepada masyarakat yang berada di wilayah pesisir Sumatra Barat supaya masyarakat peduli dan memiliki kemampuan evakuasi mandiri," terangnya.(*)


Source Diskominfo Kota Padang

Reporter Charlie

Eitor Musriadi Musanif

Posting Komentar

0 Komentar