BATUSANGKAR, kiprahkita.com - Sebanyak dua juta turis ditarget akan mengunjungi Kabupaten Tanah Datar sepanjang tahun 2023 ini. Beragam usaha pun dilakukan dinas dan instansi terkait, termasuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Hingga April ini sudah tercatat lebih dari tujuh wisatawan yang berkunjung. Angka itu akan terus kita genjot, sehingga target dua juta kunjungan tahun ini bisa dicapai,” kata Bupati Tanah Datar Eka Putra, Sabtu (27/5), di Batusangkar.
Eka mengatakan hal itu, saat memberi sambutan pada Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata yang berlangsung 24-27 Mei 2023, dan diikuti 40 orang peserta untuk Pokdarwis di daerah berjuluk Luhak Nan Tuo itu.
Menurut bupati, dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke Tanah Datar, maka diyakini akan berdampak positif terhadap usaha meningkatkan perekonomian masyarakat. Kalau unit-unit usaha ekonomi meningkat, tegasnya, maka kesejahteraan warga pun sebagai cita-cita bersama akan dapat pula dicapai.
Untuk itu, imbuhnya, maka pemerintah daerah akan terus mengupayakan promosi destinasi wisata beserta semua faktor pendukungnya, termasuk mengintensifkan Satu Nagari Satu Event yang kini sudah menjadi program unggulan dan memasuki tahun kedua pelaksanaannya.
"Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pariwisata akan terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Tanah Datar, untuk itu diharapkan dukungan dari Pokdarwis," katanya, sebagaimana dirilis Bagi Prokopim Setdakab Tanah Datar.
Pokdarwis, sebutnya, harus terus berupaya mempromosikan potensi nagarinya masing-masing, jangan pernah lelah dan teruslah berupaya, tentunya dengan semangat kemajuan desa atau nagari.
Bupati juga mengajak pengelola desa wisata, merangkul lembaga dan unsur yang ada di nagari dan bahkan perantau. Dia pun meminta, lakukan dengan niat tulus untuk memajukan nagari dengan menggali potensi nagari, di antaranya keindahan alam, kesenian, kuliner khas dan terus lakukan berbagai inovasi.
Kepada seluruh peserta pelatihan, bupati pun mengajak untuk terus meningkatkan kerjasama, serta meminta Dinas Pariwisata senantiasa membimbing aplikasinya oleh par peserta di lapangan.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan pengelolaan desa wisata secara proporsional, profesional dan memajukan destinasi wisata di masing-masing nagari.(prokopimtd; ed.mus)

0 Komentar