PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Inilah lembaga pendidikan yang luar biasa. Namanya Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). Di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Padang Panjang, muridnya berusia dari enam hingga 60 tahun.
Kepala SPNF SKB Padang Panjang Yuzirman menjelaskan, saat ini tercatat 168 murid dan siswanya yang mengikuti pendidikan Paket A setara Sekolah Dasar (SD), Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menurutnya, untuk pertama kali dilaksanakan kegiatan perpisahan pada satuan pendidikan itu. Penyelenggaraan kegiatan perpisahan itu merupakan ide dari peserta didik.
"Mereka tidak hanya menerima ijazah setara dengan sekolah biasa, namun juga meningkatkan keterampilannya di sini. Jadwal sekolahnya, mereka tiga hari belajar dan tiga hari ikut keterampilan. Kita harapkan para peserta didik yang tamat dari sini juga bisa sukses," katanya.
Salah seorang murid SPNF SKB, Suprianto menyatakan, kesan dan pesannya selama belajar di sana. Ia sangat bersyukur bisa mendapatkan pendidikan yang layak.
"Kami di sini belajar seperti sekolah lainnya. Tidak seperti dulu yang hanya ikut ujian, dapat ijazah. Kemampuan yang kami miliki juga diasah, seperti menjahit, montir dan lain sebagainya," kata dia.
Pada kegiatan perpisahan Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Kelas VI, IX dan XII Tahun Pelajaran 2022/2023 itu, Senin (29/5), hadir pula Wakil Wali Kota Drs. Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md, dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Muji Sirwanto, M.Pd.
Wawako menyampaikan, SPNF SKB ini tidak sama dengan SKB sebelumnya. Dulu anak-anak SKB ikut ujian, dapat ijazah. Sekarang mereka diajarkan pembelajaran setiap kelasnya ditambah dengan keterampilan.
"Anak-anak di sini bisa memperoleh pendidikan setelah putus sekolah. SPNF SKB ini juga sudah diakui lembaga pendidikan. Ijazahnya setara dengan pendidikan unggul dalam keterampilan," ujar Asrul, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang Panjang.
Setiap anak-anak yang tamat dari SKB, ujarnya, kalau bisa melanjutkan lagi ke jenjang pendidikan selanjutnya. Masuk dalam dunia perkuliahan dan lanjutkan keterampilan yang didapat di sini.
"Jangan putus sampai di sini saja. Lanjutkanlah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan asah terus keterampilan yang didapat di sini," kata Asrul.(kominfopp/cigus; ed. mus)

0 Komentar