Teori Problem Solving (Lanjutan II)

Disampaikan Oleh

Musriadi Musanif, S.Th.I

(Wakil Ketua PDM Pabasko/Sekretaris PWI Kabupaten Tanah Datar)



TAHAP PEMECAHAN MASALAH

Dalam memecahkan masalah, kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus dilakukan oleh pimpinan yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi/pemecahan.


Usaha Persiapan


Mempersiapkan pimpinan untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem. Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai masalah.


Ketiga masalah itu terdiri dari:

a) Memandang organisasi sebagai suatu sistem

b) Mengenal sistem lingkungan

c) Mengidentifikasikan subsistem-subsistem organisasi


Usaha Definisi


Ini mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya. Usaha definisi mencakup, pertama-tama menyadari, bahwa suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah), dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari solusi (pemahaman masalah).


Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :

a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem

b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu


Usaha Solusi


Usaha solusi mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.


Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.


Para pemimpin suatu organisasi, umumnya memiliki gaya pemeca-han masalah yang unik. Gaya mereka mempengaruhi, bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan informasi, dan menggunakan informasi.


Merasakan Masalah


Pimpinan dapat dibagi dalam tiga kategori dasar, dalam hal gaya merasakan masalah (problem solving styles), yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.


Penghindar masalah (problem avoider)

Pemimpin kelompok ini mengambil sikap positif, dan menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah, dengan mengabaikan informasi atau menghindarinya sepanjang perencanaan.


Pemecah masalah (problem solver)

Pemimpin jenis ini tidak mencari masalah, tetapi juga tidak menghindarinya. Jika timbul statu masalah, maka masalahnya akan diselesaikan.


Pencari masalah (problem seeker)

Pemimpin jenis ini biasanya dapat menikmati pemecahan masalah dan selalu mencarinya.***

Posting Komentar

0 Komentar