Walinagari se-Pasaman dan Pasbar Rakor

PADANG, kiprahkita.com -- Walinagari se-Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat (Pasbar), mengikuti rapat koordinasi (rakor) di Padang.  Gubernur turut memberi arahan.

H. MAHYELDI ANSHARULLAH

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumbar Amasrul menjelaskan, kegiatan rakor itu digelar untuk koordinasi, sinergitas, dan membangun komitmen bersama, dalam rangka percepatan pembangunan.


Menurutnya, hal itu sangat diperlukan, khususnya bagi Pasaman dan Pasbar, karena daerah paling ujung utara Provinsi Sumatera Barat itu tercatat sebagai kabupaten terbanyak dalam melakukan pemekaran nagari (desa), sepanjang tahun 2022 baru alu.


"Sebagian masih berstatus sebagai nagari baru. Tapi sinergi harus tetap dibagun. Semoga nagari-nagari bisa menyelaraskan program dan arah pembangunannya," sebut Amasrul.


Gubernur Buya H. Mahyeldi Ansharullah, dalam arahannya menekankan perlunya inovasi, karena walinagari sebagai ujung tombak pembangunan, harus mampu merumuskan kerangka program yang tepat, sehingga bisa melaksanakan kegiatan sesuai perencanaan.


Menurutnya, program unggulan Pemprov Sumbar juga perlu diakses dan diaplikasikan di tingkat nagari, khususnya pada bidang pertanian dan peternakan.


"Tingkatkan referensi, sehingga memiliki kemampuan luar biasa mencermati peluang. Program Unggulan (progul) Pemprov Sumbar, khususnya di sektor pertanian dan peternakan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat nagari," sebut Buya Mahyeldi.


Dulu, imbuhnya, untuk berinovasi kita mesti melakukan studi banding atau mendatangkan mentor, saat ini sudah lebih mudah, kita bisa mencari referensi dari berbagai sumber di internet.


Mahyeldi mendorong percepatan pembangunan daerah, selain sinkronisasi dan sinergitas dengan pemerintahan yang lebih tinggi, daerah juga perlu melahirkan inovasi-inovasi, mulai dari layanan sampai kepada regulasi.(*)


 source adpim sumbar; editor musriadi 

Posting Komentar

0 Komentar