Pemko Padang menyiapkan aplikasi melayani anak dan remaja, di antaranya Gemoi dan Elsimil. Ketua KPAI pun mengaku terkesan.
PADANG, kiprahkita.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah, Jumat (16/6), melakukan kunjungan ke Kota Padang, dalam rangka evaluasi Kota Layak Anak (KLA).
Ai melakukan evaluasi bersama tim yang diketuai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Elita Gafar, dan disambut Walikota Padang Hendri Septa bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Saya sangat terkesan dengan Gedung Youth Center. Ini salah satu simbol kemajuan dan peningkatan Kota Padang dalam menuju Kota Layak Anak," ujarnya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang yang diakses pada Sabtu (17/6) pagi.
Selama di Padang, Ai bersama rombongan juga mengunjungi sejumlah puskesmas, SD, SMP, dan masjid ramah anak yang ada di Kota Padang, serta mengparesiasi penerapan sejumlah aplikasi dan Forum Anak.
Aplikasi yang disebut Ai adalah cegah remaja bermasalah optimalisasi kelas IMUD (Gemoi), Elektronik Siap nikah dan Hamil (Elsimil), dan berbagai program kesehatan anak dan remaja, yang diusung sejumlah kecamatan di Kota Padang.
Sementara itu, Wako Hendri mengaku optimis, prediket kotanya akan meningkat menjadi KLA Utama, setelah pada 2022 memperoleh KLA Nindya.
“Tidak hanya 2022, namun dalam lima tahun terakhir, Kota Padang mendapat penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya. Meski begitu, kami tetap fokus memperbaiki kekurangan. Tahun 2023 ini, kita optimis naik ke peringkat utama,” ujarnya.
Elita pada kesempatan itu menyebut, kunjungan timnya ke Padang dalam rangka mengecek dan memperdalam verifikasi secara faktual, dari bahan-bahan dan laporan yang telah dikirimkan Pemko Padang.(kominfopdg/charlie; ed. mus)

0 Komentar