Bupati Hadiri Wisuda Hafidz Surau Inyiak Tuo

Rumah tahfidz memiliki posisi strategis mempesiapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045. Nanti Tanah Datar akan dipimpin hafidz.



BATUSANGKAR, kiprahkita.com -- Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, salah satu kegiatan yang terus digencarkan oleh pemerintah daerah adalah rumah tahfidz, karena dinilai sangat strategis membekali dan membentengi generasi muda.


"Tidak hanya mampu menjadi benteng diri dari pengaruh sosial negatif yang saat ini begitu gencar merongrong generasi muda, namun hafidz dan hafidzah juga akan menjadi mahkota surga bagi kedua orang tuanya, pemimpin Kabupaten Tanah Datar di masa yang akan datang," katanya.


Eka mengatakan hal itu, Kamis (1/6), saat memberi sambutan pada Wisuda  Tahhfidz Angkatan I, sekaligus meresmikan RUmh Tahfidz Daarul Ilmi Surau Intiak Tuo, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Kto.


Pada wisuda perdana ini, lembaga pendidikan tahfidz itu sudah mewisuda 15 orang santri. Bupati pun berharap, pada wisuda berikutnya dapat bertambah. Kapan perlu, ujarnya, meningkat hingga tiga kali lipat.


Bupati menegaskan, sesuai target yang hendak dicapai melalui program unggulan Satu Rumah Satu Hafidz dengan dukungan rumah-rumah tahfidz, di masa yang akan datang Tanah Datar berharap, posisi-posisi strategis di pemerintahan dipimpin generasi yang hadidz.


Dari capaian target dan agenda besar yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan, bupati menyebut, sedikitnya sudah ada 14 ribu anak yang memiliki hafalan di Tanah Datar, dan saat ini sedang menjalani pendidikan dari tingkat dini hingga perguruan tinggi. Sedangkan rumah tahfidz yang sudah berdiri tercatat 300 unit.


Pembina Rumah Tahfdiz Suru Intiak Tuo G. Dt. Rang Kyo Tuo menyampaikan terima kasih, khususnya kepada bupati, camat,pemerintahan nagari, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, dan masyarakat Aie Angek, karena telah memberi dukungan dan bantuan, sehingga kegiatan wisuda dan peresmian rumah tahfidz itu berjalan dengan sukses.


Saat ini, katanya, Rumah Tahfidz sudah memiliki enam orang tenaga pengajar, dengan 80 santri. Total di Nagari Aie Angek ada 400-an santri denga empat Rumah Tahfidz.(prokopimtd; ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar