Garam Kasar Membuat Kejutan di Pasar Padang Panjang

Kejutan di pekan ini, harga garam melambung dari Rp9 ribu jadi Rp12 ribu/kg. Telur ayam ras harganya kembali turun.


PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Serdako Padang Panjang Putra Dewangga menyebut, garam kasar beryodium mengalami kenaikan harga, karena berkurangnya pasokan.


"Harganya naik dari Rp9 ribu menjadi Rp12 ribu/kg. Jadi naik sebesar Rp3 ribu. Naiknya harga garam merupakan imbas dari kurangnya pasokan garam, karena produksi petani menyusut akibat musim penghujan yang lebih lama," ujarnya.


Selain garam, komoditas bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp32.750 menadi Rp34 ribu. Sejak akhir Mei, telah tiga pekan berturut-turut harga bawang merah mengalami kenaikan.


Sementara itu, harga beras kualitas 2 mengalami penurunan dari Rp15.250/kg menjadi Rp15.000/kg, telur ayam ras turun dari Rp30.800/kg menjadi Rp30.400/kg, daging ayam broiler dari Rp32.750/kg menjadi Rp32.250/kg, telur ayam kampung dari Rp64.400/kg menjadi Rp62.100/kg, dan cabai merah dari Rp27.250/kg menjadi Rp27.000/kg. 


Minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp18.250/liter menjadi Rp17.750/kg, minyak goreng kemasan premium turun dari Rp20.500/liter menjadi Rp20.000/liter, dan ikan kembung turun dari Rp75.000/kg menjadi Rp70.000/kg.


Sedangkan konoditas bahan pangan yang menglami kenaikan harga adalah cabai hijau naik dari Rp21.750/kg menjadi Rp23.000/kg, cabai rawit naik dari Rp27.250/kg menjadi Rp28.750/kg, dan bawang merah naik dari Rp32.750/kg menjadi Rp34.000/kg.


Berikutnya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, harga agung pipilan naik dari Rp7.250/kg menjadi Rp7.500/kg, wortel naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp14.000/kg.


Secara khusus Putra menjelaskan, penurunan harga telur yang sebelumnya sempat membuat, kaget karena mengalami kenaikan harga bertubi-tubi dalam beberapa pekan, setelah Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.


"Kebijakan pemerintah untuk menstabilkan harga telur ini secara nasional, dengan menambah jumlah indukan ayam agar bisa memproduksi telur lebih banyak. Dengan begitu, dalam beberapa minggu ke depan diperkirakan pasokan telur di pasaran bisa tercukupi, dan harga bisa kembali stabil," ujarnya.(kominfopp; ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar