Harga Telur dan Beras Kembali Turun

Harga telur ayam ras di Pasar Pusat Padang Panjang mulai turun, setelah beberapa pekan sempat naik terus secara signifikan.

kominfo padang panjang


PADANG PANJANG, kiprahkita.com -- Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang Panjang Putra Dewangga menyebut, harga telur ayam ras mulai turun dari sebelumnya Rp31.200/kg menjadi Rp30.800/kg.


"Salah satu penyebab turunnya harga telur ayam ras itu, karena harga pakan ayam berbahan baku jagung juga mengalami penurunan. Beberapa daerah sekarang panen jagung. Jagung adalah bahan baku utama pakan ayam petelur," katanya.


Di Padang Panjang orang tidak membeli telur ayam tas dalam takaran kilogram, tapi biasanya dengan istilah salapiak yang berisikan 30 butir. Satu lapiak telur ukuran besar, beratnya bisa lebih dari 2 kg, karena satu kilogram telur sekitar 14-16 butir telur.


Di tengah terjadinya penurunan harga telur ayam ras, telur ayam kampung dan telur itik justru naik. Telur ayam kampung naik dari Rp57.500/kg menjadi Rp64.400/kg, sedangkan telur itik dari Rp34.800/kg menjadi Rp36.000/kg.


Informasi lainnya yang dihimpin instansi terkait, harga beras kualitas 1 kembali mengalami penurunan dari Rp16.250/kg di awal pekan ini menjadi Rp16.125/kg di akhir pekan. Sudah dua pekan berturut-turut, beras kualitas ini mengalami penurunan harga.


"Sejumlah daerah produksi dan pemasok beras di Padang Panjang kini mulai panen. Terjadi peningkatan pasokan beras ke pasar. Hal seperti ini juga teradi di sejumla daerah di Indonesia," ucapnya.


Harga komoditas lainnya, cabai rawit turun dari Rp28.500/kg menjadi Rp27.250/kg dan seledri turun dari Rp35.000/kg menjadi Rp33.000/kg.


Cabai hijau naik dari Rp21.250/kg menjadi Rp21.750/kg, bawang merah dari Rp30.000/kg menjadi Rp32.750/kg, ikan asin teri dari Rp85.000/kg menjadi Rp95.000/kg, sawi bola dari Rp6.000/kg menjadi Rp7.000/kg, bawang daun dari Rp14.000/kg menjadi Rp15.000/kg. dan ikan kembung dari Rp65.000/kg menjadi Rp75.000/kg.(kominfopp; ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar