Menteri Ramai-ramai ke Padang Semarakkan Penastani

Sejumlah menteri datang ke Padang, menyemarakkan Penastani XVI Tahun 2023. Ketua DPR, Ketua DPD, dan beberapa gubernur juga ikut menghadirinya.

biro adpim pemprov sumbar


PADANG, kiprahkita.com - Untuk kelancaran dan kesuksesan penuelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penastani) XVI Tahun 2023 di Padang, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat(9/6/2023), sudah berada di Padang.


Dengan didampingi Gubernur Buya H. Mahyeldi Ansharullah, dia mengunjungi persiapan kegiatan yang ternyaga sudah oke seratus persen.


Penastani dibuka Sabtu (10/6) pagi, di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tabing Padang. Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyalla Mataliti, dan sejumlah menteri sudah terkonfirmasi hadir pada event itu.


Berdasarkan informasi panitia, menteri yang dijadwalkan akan di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir.


BACA JUGA


Ada juga Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki; Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Mulyo; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno; dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang.

 

Menurut gubernur, puluhan ribu peserta sudah berada di Sumbar, termasuk enam orang gubernur yang sudah tiba di Padang sejak Kamis (9/6), yaitu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman.


Kemudian, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Maluk Murad Ismail, dan Gubernur Papua yang diwakili Asisten II pemerintahan setempat.


Selama kegiatan berlangsung, terdapat berbgai acara yang dapat disaksikan peserta dan masyarakat umum, yaitu gelar teknologi yang menampilkan berbagai karya inovasinya. "Keterlibatan masyarakat sekitar, tampak dari pemanfaatan ribuan rumah warga untuk pemondokan para peserta dengan menerapkan sistem sewa," jelasnya.(adpsb; ed. mus) 

Posting Komentar

0 Komentar