Metri dan Meliana Ukir Prestasi Dunia, Nama SLB Aisyiyah pun Harum

SIJUNJUNG, kiprahkita.com -- Indonesia berhasil meraih gelar juara umum Asean Para Games 2023 di Kamboja. Para atlet nasional berhasil mendapatkan 159 medali emas, 148 medali perak dan 94 medali perunggu. 

foto pwmsumbar.or.id

Sabtu (10/6) malam, kontingen Indonesia mendarat kembali di Tanah Air melalui Bandara Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, menggunakan pesawat charteran. Sambutan bangga pun berdatangan dari berbagai pihak.


Dari ratusan medali yang berhasil dipesembahkan para atlet berkebutuhan khusus itu, enam medali di antaranya adalah persembahan anak asuh Sekolah Luara Biasa (SLB) Aisyiyah Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, atas nama Metri dan Meliana Ratih Prama.


"Alhamdulillah. Ini adalah prestasi gemilang yang mengharumkan nama bangsa. Di ajang Asian Paragames tersebut, Metri meraih medali perak cabang tenis meja. Sedangkan Meliana adalah atlit renang yang mempersembahkan dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Dari enam gaya yang diikuti, lima memperoleh medali," jelas Kepala SLB Aisyiyah Sijunjung Yulidarti," Ahad (11/6).


Namanya juga SLB, tentu berbeda dengan sekolah anak-anak sehat seratus persen. Kedua anak berprestasi itu adalah tuna grahita, anak berkebutuhan khusus. Mereka mengalami perlambatan dalam belajar.


Menurutnya, prestasi yang ditorehkan Metri dan Meliana diharap dapat memotivasi teman-temannya, sehingga bisa pula mendulang prestasi. Kami bersama segenap majlis guru, sebutnya, terus melakukan pembinaan secara intensif dan berkesinambungan.


Bercerita soal situasi menjelang keberangkatan ke ajang internasional itu, Yulidarti menyebut, keduanya memperlihatkan wajah sedih karena harus berpisah dengan rekan, dan meninggalkan sekolah kendati hanya untuk waktu sekejap.


"Sewaktu mereka berangkat, sekolahnya ditimpa musibah. Ada pohon tumbang yang menimpa gedung sekolah. Tanah pondasinya terancam longsor. Sampai kini belum selesai diperbaiki. Semoga ada orang yang bermurah hati membantu perbaikannya," jelasnya.


Anak didik SLB Aisyiyah Sijunjung, memang terkenal selalu senang berfastabiqul khairat, berlomba meraih prestasi terbaik. Saat video call dengan Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Ansharullah pun, mereka rebutan mengacungkan jempol, untuk mengutarakan pendapat dan menyampaikan isi hatinya.


Mengutip informasi pada laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga; kemenpora.go.id diketahui, dari seluruh cabang pertandingan ASEAN Para Games 2023, Indonesia kokoh di posisi teratas dengan raihan 159 medali emas, 148 medali perak dan 94 medali perunggu.


Hasil ini membawa Indonesia juara umum tiga kali beruntun alias hattrick, setelah di Malaysia (2017) dan tahun lalu saat menjadi tuan rumah. 


Di posisi kedua ada Thailand yang menempati peringkat kedua, dengan meraih 126 medali emas, 110 perak, dan 92 perunggu. Vietnam yang berada di peringkat ketiga dengan 66 medali emas, 58 perak, dan 77 perunggu. Tuan rumah Kamboja berada di posisi kedelapan dengan 9 emas, 18 perak dan 43 perunggu.


Hasil ini membawa Indonesia juara umum tiga kali berturut-turut alias hattrick, setelah di Malaysia (2017) dan tahun lalu saat menjadi tuan rumah. Kontingen Merah Putih berkekuatan 268 atlet dengan mengikuti 12 dari 14 cabor yang dipertandingkan. Total kontingen Indonesia berjumlah 500 orang. 


"Indonesia kembali mendapatkan predikat juara umum. Ini adalah sebuah kebangaan dan tentu kita sangat bahagia Indonesia kembali meraih gelar itu ketiga kali beruntun," kata Menpora Dito Ariotedjo.


Selain itu, capaian kontingen Indonesia di Kamboja semakin lengkap dengan deretan pemecahan 15 rekor. 11 rekor di cabor para renang dan 4 rekor angkat berat. Sejarah penting yang perlu dicatat, katanya, Indonesia berhasil meraih medali terbanyak ketika tidak menjadi tuan rumah.(NAA/kemenpora/mus)

Posting Komentar

0 Komentar