Seorang Warga Pasbar Meninggal di Mina

Koper jamaah asal Pasbar menjelang berangkat ke tanah suci.

UJUNGGADING, kiprahkita.com - Seorang warga Pasaman Barat bernama Mastiarni Abdul Muis, meninggal di Mina, saat beribadah haji tahun ini.


Informasi dari petugas haji Indonesia, warga Ujung Gadiang, Kecamatan Lembah Malintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) itu, diperoleh pada Kamis (29/6) pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS), atau bertepatan dengan pukul 14.30 WIB.


Almarhumah Mastiarni yang didampingi suaminya Amri, tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) III Mess Padang, dan berangkat dari Simpang Empat menuju Asrama Haji Embarkasi Padang tanggal 6 Juni 2023, dan dari Padang menuju Madinah tanggal 7 Juni 2023.


Ketua Kloter III Mess Padang Rali Tasman, dan Pembimbing Ibadah Haji atau anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Suharjo, menjelaskan, sebelumnya Mastiarni mengalami sakit dan dirawat di Pos Kesehatan Mina, lalu meninggal dunia sekitar pukul 14.30 Wib.


Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar Syafrizal, dan Plt. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Asriwan, Kamis sore, menyatakan berduka, seraya mendoakan semoga husnul khatimah, dan ditetapkan di tempat yang mulia.


Kepada suami, Amri bersama keluarga besar yang ditinggalkan tabah menerimanya. Seraya agar selalu mendoakan almarhumah. Semoga predikat haji yang mabrur juga akan diraihnya, ajak Penyelenggara Zakat Wakaf di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat itu.


Jemaah haji Pasaman Barat yang tergabung dalam jemaah Kloter III Mess Padang, berjumlah 317 orang. Dengan wafatnya Mastiarni, maka jemaah asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter III Mess Padang menjadi 316 orang.


"Kita berharap, seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan almarhumah selama melaksanakan rangkaian ibadah hajinya diterima Allah Swt, dan jamaah yang saat ini masih menjalani rutinitasnya, berjalan seperti biasanya. Dari ketika membeli dari Arab Saudi ke tanah air, selanjutnya ke daerah asal masing-masing, tetap berada dalam keadaan sehat", kata Asriwan menambahkan. (gmz)

Posting Komentar

0 Komentar