Inflasi harus dikendalikan dengan baik. Guberbur menyebut ada tujuh langkah strategis yang disiapkan.
PADANG, kiprahkita.com - Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Ansharullah menyatakan, pihaknya menyepakati tujuh langkah strategis menghadapi inflasi, khususnya terkait dengan rangkaian ibadah dan hari raya Idul Adha 1444 H.
Ketujuh langkah itu, disampaikan gubernur saat memberi arahan pada High Level Meetig Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumbar, Selasa (27/6), di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Jl. Sudirman Padang.
Tujuh langkah yang disiapkan itu adalah pertama, penyelenggaraan operasi pasar murah secara lebih intensif dan masif; Kedua, pelaksanaan fungsi pengawasan dan sidak pasar secara sistematis dan berkala.
Ketiga, mengembangkan pertanian organik untuk meningkatkan produksi hasil pertanian dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Keempat, penguatan dan optimalisasi sarana prasarana pengelolaan air di sektor pertanian, seperti irigasi dan embung.
Kelima, Penguatan dan perluasan Kerjasama daerah, khususnya antara kota perhitungan inflasi dengan wilayah produsen. Keenam, memastikan kelancaran arus distribusi dan transportasi bahan pangan di seluruh wilayah Sumbar, dan ketujuh, penguatan koordinasi antar daerah (provinsi dan kabupaten/kota).
Gubernur Mahyeldi menyebut, 7 langkah strategis tersebut dirumuskan berdasarkan pertimbangan implementasi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.(adpsb/*/mus)

0 Komentar