Tujuh Siswa SMP-Qu Hafal Alquran 30 Juz

Ini merupakan capaian hebat. Masih berada di jenjang pendidikan menengah pertama, tapi sudah hafal Alquran sebanyak 30 juz. Walikota Padang Panjang pun memberikan apresiasi.



PADANG PANJANG, kiprahkita.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran Dt. Paduko Malano mengaku bangga, begitu mendapat kabar adanya tujuh siswa SMP Cahaya Alquran (SMP-Qu) memiliki hafalan Al-Quran sebanyak 30 juz.


Menurut pihak sekolah, ini merupakan lonjakan yang cukup luar biasa. Pasalnya, tahun lalu hanya ada satu orang siswa yang memiliki hafalan sebanyak itu, tahun ini meningkat menjadi tujuh orang.


Ketua Yayasan Wakaf Cahaya Al-Quran Dr. H. Gusmaizal Syandri, M.Pd  mengungkapkan, dari 48 siswa yang diwisuda, hampir 90 persen sudah diterima di tingkat SLTA sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi dibuka.

 

“Hampir 90 persen peserta didik kita yang diwisuda sudah diterima di SLTA sebelum PPDB Zonasi dibuka. Diterima di SMA 1 Sumbar tiga orang, SMAN 1 Padang Panjang empat orang, Arrisalah Padang empat orang, MAN 2 Padang, MAN 1, 2, 3 Padang Panjang dan sebagainya. Kami sangat berterima kasih kepada anak-anak kami yang berjuang untuk mencapai cita-citanya sebagai hafizh Quran,” ungkapnya.


Walikota Fadly memberikan penghargaan dan reward atas capaian luar biasa itu. Pujian dan reward itu disampaikan Fadly dalam acara Tasyakuran dan WisudaTahfizh Angkatan VII sekolah itu yang diikuti sebanyak 48 siswa, terdiri dari 17 putri dan 31 putra diwisuda tahfizh di tempat yang sama, namun waktu yang berbeda. Untuk putri pagi hari dan putra sore hari.

 

“Dengan tujuh siswa hafal 30 Juz, kami yakin SMP QU memiliki program jitu untuk meningkatkan hal ini. Kami minta apapun itu program yang Bapak dan Ibu lakukan harus dipertahankan demi generasi mendatang,” ujarnya.


Fadly juga menyampaikan kepada orang tua yang menjadi garda terdepan untuk anak-anaknya, agar terus mempertahankan prestasi yang sudah diraih anaknya. Ia meminta setelah lulus ini, agar melanjutkan pendidikannya dengan lebih memperdalam ilmu yang dimiliki saat ini.


Menurut walikota, penghafal Al-Quran pasti akan terjauh dari prilaku yang  merusak akhlaknya nanti.


"Ini sudah pasti dan harus terus dijaga. Ini tidak hanya peran orang tua yang menjadi garda terdepan, namun juga ditopang dengan guru-guru sekolah yang berkomitmen dan luar biasa,” tuturnya lagi," ujarnya.(kominfopp/shintia; ed. mus)

Posting Komentar

0 Komentar