![]() |
| Suasana pertemuan pimpinan ponpes se-Pasbar.(gusmizar) |
PASAMAN BARAT, kiprahkita.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran antar pondok pesantren (ponpes), dan melahirkan santri berkualitas, maka pimpinan ponpes di Pasaman Barat (Pasbar) rutin bertemu sekali sebulan.
Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Pakis) pada Kantor Kementerian Agama Pasbar Ronaldi menjelaskan, pertemuan bulanan itu berlangsung secara rutin, tetapi waktu dan tempatnya menyesuaikan dengan situasi.
Menurutnya, secara kelembagaan pihaknya mendukung diadakannya pertemuan bulanan pimpinan ponpes itu. Kalau tidak ada aral melintang, pihaknya akan mengikuti kegiatan yang dimaksud, setiap ada pertemuan asal pihak FKPP berkenan mengingatkan pihaknya.
Pada pertemuan kemarin, terungkap fakta menggembirakan, bahwa santri atas nama Taufiq Andora berhasil lolos menjadi utusan Sumbar pada kegiatan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat nasional, 10-18 Juli 2023 di Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Jawa Timur.
Taufiq adalah santri yang berhasil meraih juara I dan memperoleh medali emas, pada cabang balaghoh kelas putera, pada MQK Sumbar di Thawalib Parabek beberapa waktu lalu. Taufiq merupakan santri di Pondok Pesantren Al-Muttaqin Ujung Tanjung, Kecamatan Lembah Melintang.
Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP) Buya Busmel mengaki, pertemuan rutin setiap bulan itu banyak manfaatnya. Kalau selama ini, ujarnya, pertemuan antara Seksi Pakis Kemenag Pasbar dengan pimpinan ponpes hanya ketika akan ada kegiatan. Tapi kini, pertemuan bisa rutin.
Guna meningkatkan kualitas dan prestasi santri berbagai ponpes di Pasaman Barat, jelas Busmel, pihaknya komit dan sepakat melakukan pertemuan bulanan yang lokasi dan waktunya dilakukan sesuai jadwal dengan tempat. Setiap pertemuan bulanan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, melalui Kasi Pakis bersama jajaran.(gmz)

0 Komentar