SOLOK, kiprahkita.com –MIN 1 Solok terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui gerakan kepedulian sosial. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan silaturahmi sekaligus sosialisasi Program GADIS BASOLEK (Gerakan Amalan Anak Didik Infak Sedekah Bersama Antarkan Solok Lebih Energik Ekonomi Kreatif) yang dihadiri ratusan wali murid di lingkungan madrasah, Jorong Kapalo Koto, Nagari Gantung Ciri, Kabupaten Solok, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., perwakilan BAZNAS Kabupaten Solok H. Elyunus, Kasi Pendidikan Madrasah Lizi Virma Victory, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Azwir Azra, serta Kepala MIN 1 Solok Junaidi, S.S.
![]() |
| MIN 1 Solok Gelar Sosialisasi Bersama Wali Murid |
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa Program GADIS BASOLEK merupakan inovasi yang bertujuan menanamkan kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak usia dini. Melalui program ini, setiap siswa dibiasakan menyisihkan sebagian rezekinya melalui tabungan celengan yang nantinya dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MIN 1 Solok bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Solok.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
"Gerakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, gemar berbagi, dan menjadikan sedekah sebagai bagian dari karakter hidup mereka," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Solok menjelaskan bahwa dana infak dan sedekah yang terkumpul akan dikelola secara transparan melalui UPZ MIN 1 Solok. Hasil pengelolaannya akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dhuafa sekaligus mendukung pembinaan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar madrasah.
Kepala MIN 1 Solok, Junaidi, S.S., menyambut baik program tersebut dan berharap sinergi antara madrasah, orang tua, Kementerian Agama, serta BAZNAS dapat terus diperkuat demi membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan memiliki semangat berbagi sejak dini.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MIN 1 Solok dari BAZNAS Kabupaten Solok kepada Kepala MIN 1 Solok sebagai bentuk legalitas pengelolaan program di lingkungan madrasah.
Melalui Program GADIS BASOLEK, MIN 1 Solok berharap budaya infak dan sedekah dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang melekat pada diri setiap peserta didik, sehingga mampu mencetak generasi yang religius, berkarakter, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.*

0 Komentar