PADANG, kiprahkita.com –Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memastikan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan akibat terganggunya proses distribusi ke SPBU.
Pemprov menegaskan bahwa stok BBM di Sumatera Barat dalam kondisi aman. Kendala yang terjadi saat ini adalah keterlambatan kedatangan mobil tangki pengangkut BBM karena harus menghadapi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.
![]() |
| Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat |
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat menjelaskan, terdapat tiga titik kemacetan yang menjadi penyebab utama terhambatnya distribusi BBM menuju berbagai SPBU di wilayah Sumbar.
Pertama, perbaikan jembatan di kawasan Bungus, Kota Padang, yang menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga mobil tangki harus menunggu sekitar dua hingga tiga jam untuk melintas.
Selain itu, kepadatan lalu lintas di jalur Sitinjau Lauik juga memperlambat perjalanan armada distribusi BBM. Kondisi serupa terjadi di kawasan Lembah Anai yang saat ini masih berlangsung pekerjaan perbaikan jalan.
Akibat hambatan tersebut, jadwal distribusi BBM mengalami perubahan signifikan. Jika biasanya mobil tangki dapat tiba di SPBU sekitar pukul 10.00 WIB, kini banyak yang baru sampai pada malam hari, bahkan sekitar pukul 21.00 WIB.
Keterlambatan inilah yang menyebabkan sejumlah SPBU sempat kehabisan stok sementara hingga pasokan berikutnya tiba, sehingga memicu antrean panjang kendaraan masyarakat.
Pemprov Sumbar mengimbau masyarakat agar tidak panik ataupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena pasokan dari terminal BBM tetap tersedia dan terus disalurkan.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk operator distribusi dan instansi yang menangani pekerjaan jalan, agar proses pengiriman BBM dapat berjalan lebih lancar dan antrean di SPBU segera terurai.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemprov menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini merupakan gangguan distribusi akibat kemacetan lalu lintas, bukan karena terjadinya kelangkaan pasokan BBM di Sumatera Barat.
Versi Ringkas
"Jangan Panik! Ternyata ini alasan SPBU di Sumbar antre parah... Bukan karena BBM Langka!"
"Buat warga Sumbar yang lagi pusing sama antrean SPBU, dengerin dulu nih. Pemprov Sumbar baru aja buka suara. Ternyata stok BBM kita aman alias GAK LANGKA! Masalah utamanya karena mobil tangki telat nyampe ke SPBU akibat terjebak macet di 3 titik horor: Perbaikan jembatan di Bungus yang bikin antre 2-3 jam, kemacetan di Sitinjau Lauik, dan pengerjaan jalan di Lembah Anai. Imbasnya, yang biasanya BBM datang jam 10 pagi, sekarang baru sampai jam 9 malam. Jadi, stoknya ada ya, cuma datangnya aja yang telat!"*
Baca Juga
http://www.kiprahkita.com/2026/07/ums-resmi-buka-kampus-kedua-di-bali.html

0 Komentar