Warga Kajai Pasaman Barat yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal Dunia


PASAMAN BARAT, kiprahkita.com Tim SAR gabungan berhasil menemukan Yempino Wisman (49), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun. Korban ditemukan pada Minggu (26/7) sekitar pukul 17.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia.


Sebelumnya, Yempino dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Sabtu (25/7) setelah berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun. Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga keesokan harinya korban belum juga ditemukan.




Mendapat laporan tersebut, Pos SAR Pasaman bersama tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah nagari, relawan, dan masyarakat langsung melakukan operasi pencarian pada Minggu siang. Tim menyisir area yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban dengan memanfaatkan berbagai peralatan pendukung, termasuk drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian.


Setelah melakukan penyisiran selama kurang lebih tiga jam, tim akhirnya menemukan korban sekitar 500 meter dari titik terakhir yang diketahui. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menuju Puskesmas Kajai untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.


Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.


Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Nagari Kajai. Semoga almarhum Yempino Wisman mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin.Kabar Duka dari Pasaman Barat: Warga Kajai yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

Versi Ringkas

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Yempino Wisman (49), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Pasaman Barat, pada Minggu (26/7) sore sekitar pukul 17.50 WIB dalam keadaan meninggal dunia.


Sebelumnya, almarhum dilaporkan tidak kunjung pulang sejak Sabtu (25/7) setelah berpamitan pergi ke kebun. Pencarian mandiri yang dilakukan pihak keluarga dan warga belum membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Pos SAR Pasaman pada Minggu siang.


Setelah melakukan penyisiran sekitar 3 jam di area pencarian menggunakan berbagai peralatan termasuk drone thermal tim gabungan berhasil menemukan korban sekitar 500 meter dari titik lokasi terakhirnya. Jenazah langsung dievakuasi menuju Puskesmas Kajai.


Mari kita doakan bersama agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta ketabahan.*

Posting Komentar

0 Komentar