Kauman Siapkan 46 Santri Menembus Kampus dan Masa Depan Global melalui Double Track Jerman

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri tidak hanya menjadi cita-cita bagi santri Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Sejak di bangku madrasah, jalan menuju masa depan global mulai dipersiapkan secara serius.


Sebanyak 46 santri Madrasah Aliyah (MA) Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, terdiri dari santri kelas XI, XII, serta alumni, mengikuti International Program Double Track Jerman sebagai salah satu pilihan untuk membuka peluang pendidikan dan masa depan mereka di tingkat internasional.



Program tersebut dirancang tidak sekadar untuk membekali santri dengan kemampuan bahasa asing, tetapi juga membangun kesiapan akademik, kemandirian, keberanian, serta wawasan global.


Dalam program ini, para santri dipersiapkan mengikuti pembelajaran Bahasa Jerman hingga 1.800 jam dengan target mencapai dan lulus Ujian Bahasa Jerman level B1.


Penguatan program tersebut kembali dilakukan melalui kegiatan “MGE Menyapa: Sukses Bersama International Program Double Track Jerman” yang dilaksanakan bersama Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.


Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman sekaligus motivasi kepada santri mengenai peluang pendidikan, khususnya melalui jalur International Program Double Track Jerman.


Mudir Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, MA, menegaskan bahwa pendidikan di Kauman tidak berhenti pada target kelulusan semata.


Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan santri agar mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan memasuki lingkungan global dengan kompetensi yang memadai.


“Bagi kami, pendidikan bukan hanya mengantar santri sampai lulus. Kami ingin mengantar mereka sampai pada kampus yang mereka impikan,” demikian semangat yang dibangun dalam pengembangan program tersebut.


Karena itu, sejak dari madrasah, mimpi para santri mulai disusun, kompetensi dilatih, dan berbagai jalan menuju dunia yang lebih luas mulai dibuka.


International Program Double Track Jerman menjadi salah satu ikhtiar Kauman untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan. Kemampuan bahasa, kesiapan akademik, karakter, kemandirian dan wawasan internasional dipadukan agar santri memiliki bekal yang lebih kuat ketika melanjutkan pendidikan.


Sebanyak 46 peserta program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar panjang itu. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai Bahasa Jerman, tetapi juga didorong agar memiliki keberanian untuk bermimpi lebih jauh dan mengambil peluang pendidikan di tingkat global.


Kauman menunjukkan bahwa santri dapat tumbuh kuat dengan akar pendidikan dan nilai-nilai keislaman, sekaligus memiliki pandangan yang luas terhadap dunia.


Santri boleh tumbuh dari Kauman, tetapi mimpinya boleh menjangkau dunia.*

Posting Komentar

0 Komentar