OXFORD, INGGRIS, kiprahkita.com –Anies Baswedan mengawali kegiatan di University of Oxford dengan menghadiri jamuan makan siang bersama sejumlah akademisi di St Antony’s College, Oxford, Inggris. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab, diwarnai silaturahmi, obrolan lintas perspektif, serta diskusi mengenai perkembangan global dan Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Anies hadir dalam kapasitasnya sebagai anggota Board of Advisors Southeast Asian Studies Centre, Oxford University. Sejumlah akademisi yang turut hadir ialah Prof. Timothy Power, Head of the Social Sciences Division; Prof. Roger Goodman, Warden of St Antony’s College; Prof. Diego Sánchez-Ancochea, Head of the Oxford School of Global and Area Studies; Prof. Paul Chaisty, mantan Head of School OSGA; serta Ms. Kaitlin Bennett, Head of Development, Social Sciences Division.
Suasana makan siang berlangsung hangat, terlebih karena Anies telah lama mengenal Prof. Timothy Power. Keduanya sudah beberapa kali bertemu, bahkan Prof. Power pernah berkunjung ke rumah Anies. Kedekatan tersebut membuat pertemuan terasa seperti reuni dengan sahabat lama, sehingga percakapan mengalir akrab sejak awal.
Di sela-sela makan siang, mereka bertukar pandangan mengenai berbagai hal, mulai dari kondisi global, perkembangan perekonomian dunia, dinamika Asia Tenggara, hingga situasi terkini di Indonesia.
Para akademisi Oxford juga menunjukkan ketertarikan terhadap perkembangan di Tanah Air melalui berbagai pertanyaan. Anies berbagi cerita dan pandangan tentang Indonesia, sekaligus menyimak perspektif para akademisi mengenai perubahan yang terjadi di kawasan dan dunia.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mendengar, berbagi pengalaman, dan memperluas cara pandang terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.
Bagi Anies, berdialog dengan kalangan akademisi internasional memberikan sudut pandang berbeda dalam melihat perkembangan kawasan. Pertukaran gagasan semacam ini menjadi pengalaman berharga, sekaligus memperkaya pemahaman tentang posisi Indonesia di tengah dinamika global.
Jamuan makan siang di St Antony’s College itu pun menjadi ajang silaturahmi yang produktif, mempertemukan persahabatan lama dengan dialog intelektual yang terbuka dan hangat.*

0 Komentar