PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Guru SMK Negeri dan Swasta se Pasaman Barat, Kamis (15/10) mengikuti Bintek (Bimbingan Teknis) pendampingan. Kegiatan di SMK Negeri 1 Pasaman, Padangtujuh Simpang Empat, menghadirkan fasilitator, Singal Tambunan bersama Ahmadin Sihotang dari BBPPMPV BAL Medan.
BBPPMPV BBL, katanya , adalah singkatan dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik) adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berlokasi di Medan.
Fasilitator Bintek guru SMK se Pasaman Barat, Singal Tambunan, sampaikan pendampingan digitalisasi pembelajaran untuk guru SMK se Pasaman Barat merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi di era digital.
Dalam implementasi terbarunya, gerakan digitalisasi ini berfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam merancang media pembelajaran interaktif serta pemanfaatan platform berbasis teknologi agar materi vokasi lebih mudah diserap oleh siswa.
3 Fokus Utama Pendampingan Digitalisasi SMK
Berdasarkan program pendampingan pendidikan vokasi di wilayah Sumatera Barat oleh BBPPMPV BBL dan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Padang (UNP), para guru didorong untuk menguasai aspek-aspak berikut:
Optimalisasi Media Interaktif (TPACK & Gamifikasi): Guru dilatih menyusun modul dan media matematika atau produktif menggunakan pendekatan berbasis game (seperti aplikasi Gimkit atau Canva) guna meningkatkan partisipasi aktif siswa.
Literasi Perangkat Digital & AI: Mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan platform digital untuk efisiensi perencanaan serta manajemen kelas digital yang mendalam.
Pengembangan Teaching Factory (TEFA) Bisnis Digital: Khusus SMK, digitalisasi diarahkan agar guru mampu membimbing siswa mempraktikkan langsung ilmu digital marketing, komunikasi, hingga live selling sesuai standar industri modern.
Keuntungan Mengikuti Pendampingan
Administrasi Lebih Efisien: Mempermudah guru dalam mengolah nilai (seperti pemanfaatan e-Rapor) dan menghemat waktu persiapan mengajar.
Pembelajaran Vokasi Relevan: Materi produktif tersampaikan dengan visual yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kesiapan Pembelajaran Jarak Jauh: Menyiapkan ekosistem sekolah agar siap beralih ke pembelajaran daring kapan pun dibutuhkan ketika terjadi situasi darurat di daerah. (gmz)

0 Komentar