Uji Coba MRLL di Batusangkar: Upaya Menuju Kota yang Lebih Tertib dan Nyaman

 

TANAH DATAR, kiprahkita.com Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi memulai uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas atau disingkat MRLL di kawasan Pasar Batusangkar dan Lapangan Cindua Mato. Minggu (19/04/2026). Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan serta menata arus kendaraan di pusat aktivitas masyarakat.

Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurahman Hadi, S.STP, M.Si menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini merupakan upaya penting dalam menciptakan kondisi kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Hadir pada kegiatan ini Dandim 0307 Tanah Datar, Asisten I dan II, Kepala OPD Terkait, Kabag Prokopim, Camat V Kaum, dan undangan lainnya. (Aenul/Dona/San).

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengambil langkah strategis itu dengan memulai uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pasar Batusangkar dan Lapangan Cindua Mato pada Minggu, 19 April 2026.


Kebijakan ini lahir sebagai respons terhadap meningkatnya volume kendaraan di pusat kota, terutama pada momen-momen tertentu seperti Idul Fitri serta jam sibuk aktivitas masyarakat. Uji coba ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman.


Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurahman Hadi, menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas bukan sekadar pengaturan arus kendaraan, tetapi juga upaya menyeluruh dalam menata wajah Kota Batusangkar. Kota yang tertata dengan baik akan memberikan dampak positif, baik bagi pengguna jalan, pedagang, maupun pengunjung. Tanpa penataan yang tepat, potensi kemacetan di kawasan pusat aktivitas ekonomi akan terus meningkat dan dapat menghambat mobilitas masyarakat.


Salah satu perubahan penting dalam uji coba ini adalah pengaturan arus di sejumlah simpang strategis, termasuk Simpang BNI. Jika sebelumnya kendaraan diwajibkan berbelok, kini pengendara diperbolehkan melaju lurus menuju kawasan kota. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya di Pasar Batusangkar sebagai pusat perdagangan masyarakat. Selain itu, perubahan arus juga diterapkan di beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Jati (Jalan Kinantan), Jalan Soekarno-Hatta, serta kawasan Pertokoan Pertiwi.


Kepala Dinas Perhubungan Tanah Datar, Sofyan Ali Zumara, menjelaskan bahwa rekayasa ini telah dirancang berdasarkan konsep MRLL terbaru dan diterapkan secara bertahap. Sosialisasi kepada masyarakat pun telah dilakukan sejak satu bulan sebelumnya melalui berbagai media, seperti media sosial, radio, serta pertemuan langsung dengan tokoh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah berupaya melibatkan masyarakat agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada.


Dukungan juga datang dari pihak kepolisian. Kasat Lantas Polres Tanah Datar, IPTU Andri Perkasa, menyatakan bahwa pihaknya menurunkan personel untuk membantu kelancaran uji coba, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Pendekatan persuasif menjadi prioritas selama masa sosialisasi, tanpa langsung melakukan penindakan tilang terhadap pelanggaran yang terjadi akibat ketidaktahuan. Namun, pelanggaran lain tetap ditindak sesuai aturan yang berlaku.


Uji coba MRLL ini akan berlangsung selama 30 hari dan akan dievaluasi secara berkala. Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini, karena perubahan pola lalu lintas membutuhkan penyesuaian dari semua pihak.


Secara keseluruhan, uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Batusangkar merupakan langkah progresif dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan peningkatan mobilitas. Jika berjalan dengan baik, kebijakan ini tidak hanya mampu mengurai kemacetan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kerja sama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kota Batusangkar berpeluang menjadi kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman untuk semua.*

Posting Komentar

0 Komentar