PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Semangat kompetisi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan tampak begitu kuat di lingkungan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Melalui ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026, para santri menunjukkan kesiapan mereka untuk bersaing sekaligus membuktikan bahwa kecerdasan akademik dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai keislaman.
Bertempat di Laboratorium Ibnu Firnas, para peserta OSN menjalani berbagai persiapan dengan penuh kesungguhan. Mereka tidak hanya mengasah kemampuan dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga memperkuat karakter, disiplin, serta semangat belajar yang menjadi bagian penting dari pendidikan pesantren.
![]() |
| The code is written, the minds are ready. Let's go! |
Pimpinan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam OSN bukan semata-mata untuk meraih prestasi dan memenangkan kompetisi. Menurutnya, ajang ini merupakan wahana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan daya saing santri dalam menghadapi tantangan global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan di pesantren.
“Santri harus mampu menunjukkan bahwa ketaatan kepada Allah SWT dan penguasaan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan. Kami ingin melahirkan generasi yang unggul dalam iman, ilmu, dan amal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa,” ujarnya.
Dengan semangat “The code is written, the minds are ready. Let's go!”, para santri optimistis menghadapi setiap tantangan yang ada. Mereka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama pesantren sekaligus membuktikan bahwa generasi pesantren mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
OSN 2026 menjadi momentum penting bagi santri Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang untuk menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya melahirkan pribadi yang berakhlak mulia, tetapi juga generasi yang cakap dalam sains, teknologi, dan inovasi demi masa depan peradaban yang lebih baik.
Versi Asli
OSN 2026 mode: ON. Mengambil tempat di Laboratorium Ibnu Firnas, santri Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang siap membuktikan bahwa ketaatan dan kecerdasan sains bisa berjalan beriringan.
Bukan cuma soal menang kompetisi, tapi soal bagaimana mengasah kontribusi untuk peradaban masa depan. The code is written, the minds are ready. Let's go!*

0 Komentar