PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Komitmen Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dalam mencetak generasi berdaya saing global kembali diwujudkan melalui pemberian bantuan pendidikan kepada 13 santri yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Lazismu PDM Padang Panjang-Batipuh Selatan (Pabasko), KL Lazismu Pondok Pesantren Kauman, Unit Ekonomi Kreatif (UEK) Kauman, dan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang Mudir Pesantren dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Bantuan diserahkan langsung oleh Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., didampingi Ketua KL Lazismu Pondok Pesantren Kauman serta Badan Pembina Pesantren (BPP).
![]() |
Dr. Derliana, M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung keberangkatan para santri menuju perguruan tinggi internasional. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari ikhtiar besar pesantren dalam mewujudkan visi mencetak lulusan yang memiliki wawasan global, berkarakter Islami, dan mampu berkontribusi di tingkat dunia.
"Tamatan Kauman harus berdiaspora ke berbagai negara. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik pesantren, Muhammadiyah, Sumatera Barat, dan Indonesia. Kami berharap para santri terus menjaga integritas, meningkatkan prestasi akademik, serta menjadi duta Islam yang berkemajuan di mana pun mereka menuntut ilmu," ujar Dr. Derliana.
Sebanyak delapan santri berhasil diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yakni Najwa Syifa Qalbi, Muhammad Afdhal Zikra, Muhammad Ja'far Asshiddiq, Fachrul Hamdi Medha, M. Khairatul Rafif, Fadlan Muhammad Fajar Lubis, M. Aqli Sairud, dan Nabil Atthallah Assyarif.
Sementara itu, lima santri lainnya diterima di berbagai perguruan tinggi luar negeri non-Timur Tengah. Mereka adalah Abiyyu Arhab Baqir yang diterima di 18 universitas luar negeri dan memilih Queensland University, Australia; Mayanggi Sephira diterima di 15 universitas luar negeri dan memilih Victoria University of Wellington, Selandia Baru; Mutia Hafizha Novri diterima di tiga universitas luar negeri dan memilih Universiti Utara Malaysia; Wildan Rahmat diterima di lima universitas luar negeri dan memilih BSBI Jerman; serta Fadel Putra Nandes yang diterima di satu universitas luar negeri non-Timur Tengah.
Keberhasilan para santri tersebut menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas pendidikan dan pembinaan di Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, para santri juga mampu bersaing pada seleksi masuk perguruan tinggi internasional yang kompetitif.
Melalui sinergi berbagai pihak, bantuan pendidikan yang diberikan diharapkan dapat meringankan biaya awal keberangkatan para santri sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menorehkan prestasi di kancah internasional. Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang pun semakin menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mempersiapkan kader-kader umat dan bangsa untuk berkarya di panggung global.*

0 Komentar