Menjemput Inspirasi Buya Hamka, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Terima Kunjungan Rombongan Malaysia

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang kembali menerima kunjungan tamu mancanegara. Sebanyak 25 peserta Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah dari Pertubuhan Persaudaraan Ummah Kemaman, Terengganu, Malaysia, mengunjungi pesantren tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menelusuri jejak pemikiran ulama besar Indonesia, Buya Hamka.


Kunjungan itu menjadi momentum memperkuat hubungan persaudaraan serumpun antara Indonesia dan Malaysia melalui jalur pendidikan, dakwah, serta pengembangan khazanah intelektual Islam.


Menjemput Inspirasi Buya Hamka


Direktur Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan rombongan dari Malaysia untuk menjadikan pesantren sebagai salah satu tujuan utama dalam agenda ilmiah mereka.


"Kami mengucapkan ahlan wa sahlan kepada seluruh peserta Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah dari Pertubuhan Persaudaraan Ummah Kemaman, Terengganu. Semoga kunjungan ini menjadi jembatan yang semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah serumpun antara Indonesia dan Malaysia," ujar Dr. Derliana.


Menurutnya, sosok Buya Hamka menjadi magnet yang mampu menyatukan umat Islam lintas negara melalui warisan pemikiran, dakwah, dan karya-karya sastranya yang hingga kini tetap relevan.


"Buya Hamka bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga menjadi tokoh yang dihormati di dunia Melayu. Pemikiran beliau tentang pendidikan, akhlak, tasawuf, dan peradaban terus menginspirasi berbagai kalangan, termasuk masyarakat Malaysia. Kehadiran rombongan ini membuktikan bahwa jejak intelektual Buya Hamka masih hidup dan terus menjadi sumber pembelajaran," katanya.


Dr. Derliana menambahkan, Padang Panjang memiliki hubungan historis yang erat dengan perjalanan hidup Buya Hamka. Kota ini menjadi salah satu tempat yang membentuk karakter intelektual dan perjuangan dakwah beliau sehingga memiliki nilai penting bagi para peneliti maupun pegiat dakwah dari berbagai negara.


Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi semata, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran pelajar, hingga pengembangan dakwah Islam berkemajuan.


"Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan organisasi Islam di tingkat internasional. Kami ingin menjadikan pesantren ini sebagai ruang lahirnya generasi muslim yang berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," ungkapnya.


Selama berada di lingkungan pesantren, para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari dialog, pengenalan sistem pendidikan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah, hingga diskusi mengenai pemikiran dan keteladanan Buya Hamka dalam membangun peradaban Islam.


Melalui kunjungan tersebut diharapkan lahir inspirasi baru dalam pengembangan pendidikan dan dakwah, sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia yang telah terjalin sejak lama melalui ikatan sejarah, budaya, bahasa, dan nilai-nilai keislaman.


Versi Ringkas

Menjemput Inspirasi Buya Hamka Lewat Silaturahmi Serumpun

Pintu gerbang Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang kembali menjadi saksi indahnya ukhuwah lintas negara. Kali ini, kami menyambut hangat 25 peserta Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah dari Pertubuhan Persaudaraan Ummah Kemaman, Terengganu, Malaysia.

Ada satu magnet kuat yang membawa langkah mereka ke sini: Buya Hamka.

Membahas Buya Hamka memang gak pernah ada habisnya. Dari Padang Panjang untuk dunia, pemikiran filosofis dan karya sastra beliau tetap hidup dan terus digali oleh saudara-saudara kita dari Malaysia sebagai bekal dakwah dan peradaban.

Semoga kunjungan ini membawa berkah, memperluas cakrawala berpikir, dan mempererat ikatan persaudaraan Ummah di masa depan. Ahlan wa sahlan di Kauman Muhammadiyah!*

Baca Juga

https://www.kiprahkita.com/2026/07/yusril-ihza-mahendra-raih-gelar-doktor_01683300082.html

Posting Komentar

0 Komentar