Siaran Pers KPAI: Jelang Hari Anak Nasional 2026, KPAI Ungkap Potret Perlindungan Anak dan Luncurkan SIMEP Versi 3

JAKARTA, kiprahkita.com Dr. Jasra Putra, M.Pd. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, atas nama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengundang kalangan pers Indonesia untuk mengikuti gelar konferensi pers bertajuk "Jalan Terjal Menuju Ruang Aman bagi Anak Indonesia" di Kantor KPAI, Jakarta, hari ini Rabu (22/7/2026).


Melalui konferensi pers ini, KPAI akan memaparkan potret terkini kondisi perlindungan anak di Indonesia berdasarkan hasil pengawasan nasional serta analisis terhadap ribuan pengaduan masyarakat yang diterima selama tiga tahun terakhir. Data tersebut menjadi gambaran nyata mengenai berbagai tantangan yang masih dihadapi anak-anak Indonesia sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.


Dr. Jasra Putra, M.Pd Bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ibu Arifah Fauzi, mengikuti kegiatan Fun Walk dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Epiwalk, Kuningan, Jakarta.


Ketua KPAI bersama Wakil Ketua dan para Anggota KPAI akan menjadi narasumber guna menyampaikan sejumlah isu strategis yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Beberapa di antaranya adalah tren terbaru pengaduan pelanggaran hak anak, kondisi perlindungan anak di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan ruang digital, serta meningkatnya persoalan kesehatan mental anak, kekerasan seksual, perundungan (bullying), Anak Tidak Sekolah (ATS), hingga berbagai tantangan perlindungan anak di era digital.


Selain memaparkan berbagai persoalan tersebut, KPAI juga memberikan evaluasi sekaligus apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai telah berkontribusi dalam memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia. Meski demikian, KPAI menilai masih diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia digital untuk mewujudkan ruang yang aman, inklusif, dan ramah bagi setiap anak.


Pada kesempatan yang sama, KPAI meluncurkan Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pengawasan (SIMEP) Versi 3, sebagai penguatan sistem pengawasan perlindungan anak secara nasional. Pengembangan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemantauan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak.


Menjelang Hari Anak Nasional 2026, KPAI juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah sebagai langkah memperkuat perlindungan anak di berbagai sektor. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan Indonesia yang semakin aman, ramah, inklusif, dan berpihak kepada kepentingan terbaik bagi anak.


KPAI mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk media massa, untuk terus berperan aktif menyuarakan pemenuhan hak dan perlindungan anak. Melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya menciptakan ruang aman bagi anak semakin meningkat, sehingga Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi penerus bangsa.


Hari/Tanggal : Rabu, 22 Juli 2026

Waktu : Pukul 10.00 WIB

Tempat : Ruang Rapat Lantai 3, Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Narasumber:

Ketua KPAI 

Wakil Ketua KPAI 

Anggota KPAI

Konferensi pers ini akan menyajikan data, analisis, dan rekomendasi eksklusif mengenai situasi perlindungan anak di Indonesia yang relevan sebagai bahan pemberitaan menjelang peringatan Hari Anak Nasional.    


Konfirmasi kehadiran: Pranata Humas Ahli Pertama Gita - 081334576755, Terima kasih.*

Posting Komentar

0 Komentar