PADANGSIDIMPUAN, kiprahkita.com –Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Keliling sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sabungan Sipabangun, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Jumat (07/08/2026).
Gerakan Pangan Murah Keliling menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, meningkatkan keterjangkauan pangan, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah mulai meningkatnya harga sejumlah bahan pokok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Padangsidimpuan, Ir. Chairunnisa Daulay, MM mengatakan, pelaksanaan GPM diprioritaskan bagi wilayah yang terdampak bencana pada akhir tahun 2025 dan akan berlanjut ke kecamatan lainnya.
“Gerakan Pangan Murah Keliling ini kami laksanakan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, menjaga keterjangkauan pangan, serta memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, komoditas yang dijual meliputi beras Bulog dan beras lokal dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), minyak goreng Rp15.700 per liter, gula pasir Rp18.000 per kilogram, bawang merah, bawang putih, tepung, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Menurutnya, pembatasan pembelian diterapkan agar seluruh masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Beras dibatasi maksimal empat sak dan minyak goreng dua liter untuk setiap rumah tangga. Tujuannya agar pasokan yang kami bawa dapat dinikmati lebih banyak masyarakat dan tidak diperjualbelikan kembali,” jelasnya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi. Pemerintah Kota akan terus melaksanakan Gerakan Pangan Murah Keliling di wilayah terdampak lainnya sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali.
“Kami berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan inflasi di Kota Padangsidimpuan tetap terjaga,” pungkasnya. *

0 Komentar