PADANG, kiprahkita.com –Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan UNS-KND Inclusion Metrics 2026, sebuah apresiasi yang diberikan kepada perguruan tinggi yang dinilai memiliki tingkat inklusivitas tinggi dalam memberikan layanan kepada mahasiswa penyandang disabilitas.
UNP menjadi salah satu dari 12 perguruan tinggi di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Penilaian dilakukan menggunakan instrumen UNS-KND Inclusion Metrics yang dikembangkan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mengukur sejauh mana perguruan tinggi menerapkan layanan pendidikan yang inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Menanggapi capaian tersebut, Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan UNP dalam membangun kampus yang ramah bagi seluruh sivitas akademika.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen UNP sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri di Sumatera yang membuka Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) di Fakultas Ilmu Pendidikan. UNP terus mengembangkan konsep kampus ramah disabilitas melalui penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung, termasuk keberadaan dosen penyandang disabilitas lulusan S3 dari Australia," ujar Krismadinata kepada Humas UNP.
Ia menambahkan, saat ini terdapat sekitar 25 mahasiswa penyandang disabilitas yang menempuh pendidikan di berbagai program studi di luar Program Studi Pendidikan Luar Biasa. Hal tersebut menunjukkan bahwa lingkungan akademik UNP semakin terbuka dan mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas di berbagai disiplin ilmu.
Selain dukungan fasilitas, UNP juga telah memperkuat aspek kebijakan melalui Peraturan Rektor tentang Layanan Disabilitas, pembentukan Subdirektorat Bimbingan Konseling dan Disabilitas dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK), serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Disabilitas. Setiap tahun, UNP juga menyediakan layanan khusus bagi peserta penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di ruang ujian yang telah disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Penghargaan UNS-KND Inclusion Metrics 2026 diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., didampingi Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Rachmita Harahap, pada acara Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS 2026 yang dirangkaikan dengan penutupan Dies Natalis ke-50 UNS, di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Surakarta, Selasa (28/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, UNP diwakili oleh Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA), yang membawahi unit layanan disabilitas di lingkungan Universitas Negeri Padang.
Penghargaan ini semakin mempertegas posisi UNP sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan belajar yang sama bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi UNP untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat budaya kampus yang menghargai keberagaman serta menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dalam pendidikan.*

0 Komentar