Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai membangun saluran drainase utama di kawasan Kota Painan sebagai upaya mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang selama ini terjadi saat hujan deras.
Pembangunan ditandai dengan penancapan batu pertama atau groundbreaking oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, S.H., M.H., Kamis (10/9).
Proyek tersebut merupakan salah satu pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperbaiki sistem drainase di kawasan ibu kota Kabupaten Pesisir Selatan. Selama ini, genangan dan banjir disebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat curah hujan tinggi.
Penataan drainase terpadu mencakup pembenahan sistem pembuangan air utama, pelebaran sejumlah saluran sekunder, serta pembangunan kolam retensi di titik-titik yang dinilai rawan mengalami genangan.
Sistem baru tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas tampung dan aliran air sehingga dapat mengantisipasi debit yang meningkat akibat curah hujan ekstrem.
Kegiatan groundbreaking turut dihadiri Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), anggota DPRD, kepala OPD, unsur Forkopimda, Niniak Mamak, LKAAM, KAN, perwakilan masyarakat, Kepala Bidang Cipta Karya, serta jajaran Dinas PUPR.
Pemkab Pesisir Selatan berharap pembangunan infrastruktur drainase tersebut dapat meningkatkan fungsi sistem pengendalian air di Kota Painan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir yang selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat.*
0 Komentar