Bangun Peradaban Global, UMRI Jalin Kolaborasi Akademik di Spanyol

 

MADRID, kiprahkita.com Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan dan kontribusi global. Dalam rangka kunjungan akademik ke Spanyol, Rektor UMRI Saidul Amin bersama jajaran pimpinan universitas melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Spanyol pada Jumat (18/4).



Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib. Dalam pertemuan tersebut, Dubes Najib mengapresiasi langkah UMRI dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang terus mengembangkan misi internasionalisasi pendidikan tinggi.


Menurutnya, PTMA memiliki kapasitas dan potensi besar untuk bersaing dengan perguruan tinggi ternama di tingkat dunia.


“Tentu ini merupakan potensi yang besar dan kita di sini dapat terus menjalin jembatan internasional yang kokoh karena kerja sama internasional antara universitas di Indonesia dengan Spanyol sangat terbuka lebar,” ujar Muhammad Najib.


Dalam kesempatan itu, Dubes RI juga menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait penguatan kerja sama internasional, mulai dari pentingnya komunikasi yang efektif, pengelolaan website yang profesional, hingga kejelasan tujuan dalam setiap program kolaborasi yang dijalankan.


Selain membahas kerja sama akademik, pertemuan tersebut juga menyinggung sejarah panjang peradaban Islam di Spanyol, khususnya warisan kejayaan Islam di Andalusia. Muhammad Najib menilai sejarah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam membangun peradaban masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.


“Harapannya umat Islam Indonesia, termasuk Muhammadiyah, dapat berperan aktif dalam memperkuat peradaban dan kontribusi umat di tingkat global,” tuturnya.


Menanggapi hal tersebut, Rektor UMRI Saidul Amin menegaskan bahwa kunjungannya ke Spanyol bertujuan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam program pertukaran mahasiswa dan dosen serta pengembangan jejaring akademik internasional.


Ia menilai kolaborasi lintas negara menjadi bagian penting dalam mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan memperkaya wawasan akademik sivitas perguruan tinggi.


Dalam kesempatan tersebut, Saidul Amin juga mengundang Dubes RI untuk Spanyol agar dapat memberikan kuliah umum di UMRI yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.


“Keterbukaan dalam transfer ilmu pengetahuan ini begitu penting. Begitu juga dengan sejarah peradaban, yang mana kita dapat menjadikannya inspirasi untuk membangun peradaban masa depan. Maka dari itu, saya harap ini dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi UMRI, tetapi juga bagi seluruh umat dan bangsa,” ujarnya.


Langkah UMRI menjalin kerja sama akademik di Spanyol menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah dalam memperkuat posisi pendidikan tinggi Indonesia di kancah internasional sekaligus mendorong lahirnya kontribusi nyata bagi pembangunan peradaban global.*

Posting Komentar

0 Komentar