JAKARTA, kiprahkita.com –Menjelang pelaksanaan ujian promosi doktor bidang filsafat di Universitas Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026, Yusril Ihza Mahendra melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Natsir di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi pribadi menjelang tahapan penting dalam perjalanan akademiknya. Di pusara Mohammad Natsir, Yusril memanjatkan doa dan mengenang jasa-jasa tokoh bangsa yang dikenal sebagai negarawan, ulama, dan pemikir besar Indonesia.
![]() |
| Di pusara Mohammad Natsir |
Bagi Yusril, Mohammad Natsir merupakan salah satu sosok yang memberikan inspirasi besar dalam perjalanan intelektual maupun pemikirannya. Nilai-nilai perjuangan, integritas, dan dedikasi Natsir terhadap bangsa menjadi teladan yang terus relevan hingga saat ini.
Momentum ziarah itu juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi keilmuan yang berpijak pada nilai-nilai moral, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat yang diwariskan Mohammad Natsir dinilai tetap hidup melalui karya-karya pemikiran serta kontribusinya dalam membangun Indonesia.
Ujian promosi doktor yang akan dijalani Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu tonggak penting dalam kiprahnya di dunia akademik. Selama ini, selain dikenal sebagai tokoh hukum dan negarawan, Yusril juga aktif menghasilkan berbagai karya ilmiah serta pemikiran mengenai hukum, politik, ketatanegaraan, dan filsafat.
Dengan ziarah tersebut, Yusril berharap dapat mengambil hikmah dari keteladanan Mohammad Natsir serta memperoleh kelancaran dalam menghadapi ujian promosi doktor yang akan menentukan pencapaian akademiknya di Universitas Indonesia. Jelang Ujian Doktor Filsafat UI, Yusril Ihza Mahendra Ziarah ke Makam Mohammad Natsir
Versi Ringkas
Jakarta – Menjelang ujian promosi doktor bidang filsafat di Universitas Indonesia pada 2 Juli 2026 mendatang, Yusril Ihza Mahendra berziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Natsir di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Ziarah pribadi tersebut menjadi momen refleksi sekaligus penghormatan kepada Natsir, sosok yang selama ini menginspirasi.*

0 Komentar