TANAH DATAR, kiprahkita.com –Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-43 tingkat Kabupaten Tanah Datar resmi dibuka oleh Bupati Eka Putra dengan suasana yang megah dan sarat akan syiar keagamaan. Event dua tahunan yang dinantikan ini melombakan sebanyak 11 cabang dengan diikuti oleh 744 peserta, di mana Kecamatan Pariangan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.
Prosesi pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Sepakbola Simabur pada Jumat (19/6) siang, yang sekaligus didapuk menjadi panggung mimbar utama. Kompetisi religius ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari ke depan hingga 23 Juni 2026 mendatang di 12 lokasi lomba yang berbeda, mulai dari masjid, sekolah, Madrasah hingga Pondok Pesantren.
"Kementerian Agama selalu mendukung penuh kegiatan keagamaan, khususnya dalam menguatkan nilai-nilai Qur'ani di tengah masyarakat melalui syiar MTQ seperti ini," ucap Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili oleh Kabid Penaiszawa, Abrar Munanda. Dalam sambutannya, beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada seluruh kafilah untuk menjadikan ajang bergengsi ini sebagai wadah memperkuat tali ukhuwah islamiah.
![]() |
| MTQ ke-43 |
Sebelum panggung utama resmi dibuka, seluruh peserta yang berjumlah 744 orang telah sukses melakukan proses registrasi ulang sejak Jumat pagi di Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau. Prosesnya berjalan dengan sangat tertib di bawah dampingan para official kontingen masing-masing, sekaligus menjadi momen pengambilan nomor urut tampil lomba.
"Ajang ini jangan sekadar dijadikan tempat mencari pemenang, tetapi jadikanlah sebagai ladang amal ibadah untuk lebih mencintai dan menerapkan nilai Al-Qur'an dalam keseharian," tegas Bupati Eka Putra dalam arahannya. Kepala daerah tersebut berharap penuh agar proses penilaian dari dewan hakim berjalan transparan, serta berpesan kepada para peserta untuk bertanding secara sportif.
Kemeriahan upacara pembukaan ini memikat antusiasme yang luar biasa tinggi, tidak hanya dari para kontingen kecamatan, tetapi juga dari masyarakat yang memadati area mimbar utama. Menindaklanjuti seremoni pembukaan, babak penyisihan langsung dimulai pada Jumat malam ini yang meliputi cabang Tilawah Dewasa di mimbar utama serta cabang Tartil Umum di Masjid Ridha Sawah Tangah.
Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Staf Ahli, Jasman Rizal, menekankan pentingnya menjaga konsistensi kegiatan keagamaan seperti ini di tengah tantangan zaman yang dihadapi generasi muda. Beliau berharap kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur'an mampu menumbuhkan karakter yang kuat pada diri remaja, yang tercermin melalui pergaulan islami sehari-hari.
Kehadiran perhelatan ini memuat harapan bersama agar para kafilah utusan daerah dapat menampilkan performa terbaik mereka di atas panggung mimbar. Segenap elemen masyarakat Tanah Datar pun diajak untuk ikut menyukseskan gelaran akbar ini dengan meramaikan setiap bangku penonton di masing-masing cabang perlombaan.
Suksesnya pembukaan event ini turut dihadiri secara langsung oleh jajaran pemerintah daerah, perwakilan legislatif, Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Hendri Pani Dias beserta jajaran di KUA dan Madrasah, Rektor UIN, hingga instansi vertikal dan BUMN/BUMD. Sinergi ini diperkuat pula dengan kehadiran unsur pimpinan kecamatan dan nagari, para tokoh agama, niniak mamak, bundo kanduang, serta segenap lapisan masyarakat di Luhak Nan Tuo.*

0 Komentar