PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –MTsN 5 Pasaman Barat menggelar Lokakarya bertema “Integrasi Panca Cinta Menuju Kecerdasan Emosional dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Positif di Era Digitalisasi” di Aula Bengkulu Indah Ujung Gading, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari 22 orang guru dan 4 orang tenaga kependidikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun pelajaran baru 2026/2027.
Lokakarya dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada tanggal 10–12 Juni dan dilanjutkan pada 15 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, yaitu Kasubbag Tata Usaha Suharjo, dan Kasi Pendidikan Madrasah Hilaluddin. Selain itu, Balai Diklat Keagamaan Padang turut menghadirkan pemateri utama, Kunia Eva Nilasari. Kegiatan juga dihadiri oleh Ketua Komite MTsN 5 Pasaman Barat, Asnan.
![]() |
| Gelar Lokakarya Integrasi Panca Cinta |
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Pasaman Barat, Gusmayenti, menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital sekaligus memperkuat budaya kerja yang positif di lingkungan madrasah.
Gusmayenti menjelaskan bahwa meskipun madrasah masih menghadapi keterbatasan jumlah guru pada beberapa mata pelajaran, proses pembelajaran tetap berjalan optimal dengan memanfaatkan kompetensi guru yang ada. Guru ASN yang memiliki kemampuan pada bidang tertentu diberdayakan untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik, seperti guru Pendidikan Agama Islam yang turut mengajar Bahasa Arab. Sementara itu, kebutuhan guru Seni Budaya masih dibantu oleh tenaga honorer dengan dukungan anggaran dari Komite Madrasah.
Ia juga menyampaikan bahwa MTsN 5 Pasaman Barat terus berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman melalui Program Sekolah Ramah Anak yang telah diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan madrasah.
Kegiatan lokakarya secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Suharjo. Dalam arahannya, Suharjo menyampaikan apresiasi atas inisiatif MTsN 5 Pasaman Barat yang menjadi salah satu madrasah yang mengawali kegiatan lokakarya menjelang tahun pelajaran baru dengan mengangkat tema yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat penting karena menekankan integrasi nilai-nilai Panca Cinta dengan kecerdasan emosional sebagai fondasi dalam membangun lingkungan belajar yang positif di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.
Suharjo juga mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai MTsN 5 Pasaman Barat. Ia menilai perkembangan madrasah tersebut cukup pesat, baik dari sisi administrasi, tata kelola, maupun berbagai capaian lainnya yang menunjukkan komitmen seluruh warga madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Pada kesempatan itu, Suharjo mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, profesionalitas, dan integritas sebagai guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan mewujudkan tujuan pendidikan madrasah.
Melalui lokakarya ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Panca Cinta dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, meningkatkan kecerdasan emosional dalam berinteraksi dengan peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (Tim Kreatif_Kemenag_Pasbar)*

0 Komentar