TANAH DATAR, kiprahkita.com –Di balik lantunan ayat suci, merdunya sholawat, lantangnya azan, hingga ketajaman berpikir dalam cerdas cermat, tersimpan mimpi besar para santri untuk mengharumkan nama Kabupaten Tanah Datar. Mimpi itulah yang dipertaruhkan dalam Seleksi Gelombang II Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Kabupaten Tanah Datar yang digelar pada Kamis (2/7) di Kantor Kemenag Tanah Datar.
Seleksi ini bukan sekadar mencari pemenang. Lebih dari itu, inilah proses melahirkan duta-duta terbaik yang akan membawa nama Tanah Datar berlaga pada Porsadin Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang tahun ini akan berlangsung di Kota Padang.
![]() |
| Lahir Para Santri Terbaik |
Berbagai cabang diperlombakan, mulai dari Azan, Pidato Bahasa Indonesia, Cerdas Cermat, Nyanyi Sholawat, Murattal Al-Qur'an, hingga Imla'. Setiap peserta tampil dengan kemampuan terbaiknya. Semangat, keberanian, dan kerja keras terpancar dari wajah-wajah para santri yang ingin membuktikan bahwa mereka mampu menjadi yang terbaik.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias, memberikan penguatan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta. Menurutnya, mereka yang dinyatakan lolos adalah pilihan terbaik dari yang terbaik.
"Hasil seleksi ini adalah hasil yang terbaik dari yang baik. Mereka inilah yang akan membawa amanah besar untuk mengharumkan nama Kabupaten Tanah Datar di tingkat provinsi," ujarnya.
Namun, pesan yang paling menyentuh justru disampaikan kepada para peserta yang berhasil lolos. Beliau mengingatkan bahwa prestasi tidak hanya dibangun oleh kecerdasan dan ilmu pengetahuan.
"Kekuatan yang terbesar itu bukan datang dari ilmu, tetapi sumber kekuatan berasal dari hati, yaitu keikhlasan dan ketenangan. Jika hati dijaga tetap ikhlas dan tenang, maka setiap perjuangan akan bernilai ibadah dan setiap langkah akan menghadirkan keberkahan," pesannya.
Suasana seleksi hari itu menjadi saksi bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang siapa yang lolos, tetapi juga tentang bagaimana setiap peserta telah berani berjuang, belajar menerima hasil, dan terus memperbaiki diri.
Kini, harapan masyarakat Tanah Datar tertumpu pada para santri terbaik yang telah terpilih. Dengan doa, usaha, dan semangat yang tak pernah padam, mereka akan melangkah ke Kota Padang membawa satu tekad: mempersembahkan prestasi terbaik sekaligus menunjukkan bahwa santri Tanah Datar bukan hanya kaya ilmu, tetapi juga memiliki hati yang kuat, akhlak yang mulia, dan semangat juang yang luar biasa. *
Baca Juga

0 Komentar