Jalan Kaki 30 Menit Sehari Efektif Membantu Turunkan Tekanan Darah

MUMBA-INDIA, kiprahkita.com Jalan kaki sering dianggap aktivitas ringan, tapi ternyata punya dampak besar untuk kesehatan, terutama dalam mengontrol tekanan darah. Pertanyaannya, seberapa lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan agar manfaatnya terasa?


Jalan kaki merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik sederhana yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan khusus, kebiasaan berjalan kaki secara rutin juga terbukti dapat membantu mengontrol tekanan darah, terutama bagi penderita hipertensi.

Lari Diminati pada Bhayangkara Run 2026


Dokter spesialis penyakit dalam, Amit Saraf, menyebut tak perlu olahraga ekstrem untuk melihat hasil. Ia bilang, sebagian besar orang dewasa cukup berjalan cepat selama 30 menit per hari, minimal lima kali dalam seminggu.


"Durasi ini setara dengan 150 menit per minggu, yang juga menjadi rekomendasi dasar untuk menjaga kesehatan jantung. Ini sudah cukup untuk memberikan perubahan yang berarti pada tekanan darah," ujar Dr. Amit Saraf dikutip dari Indian Express.


Aktivitas jalan cepat yang dimaksud adalah berjalan dengan intensitas yang mampu meningkatkan detak jantung dan laju pernapasan, namun masih memungkinkan seseorang untuk berbicara selama beraktivitas.


Yang tak kalah penting, lanjutnya, bukan sekadar kecepatan, melainkan konsistensi dan intensitas. Jalan cepat diartikan sebagai langkah yang mampu meningkatkan detak jantung dan pernapasan, namun masih memungkinkan untuk berbicara.


Jika 30 menit terasa berat, aktivitas ini bisa dipecah menjadi beberapa sesi singkat, misalnya 10 hingga 15 menit dalam sehari. Pola ini tetap efektif selama dilakukan secara rutin.


Bagi penderita tekanan darah tinggi, peningkatan aktivitas fisik sekecil apa pun tetap memberikan manfaat. Sejumlah studi menunjukkan, jalan kaki secara teratur dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 4 hingga 9 mmHg.


"Seiring waktu, kebiasaan ini juga membantu melancarkan sirkulasi darah, menjaga berat badan, serta mengurangi stres, yang semuanya berkontribusi terhadap kontrol tekanan darah yang lebih baik," ujar Dr. Saraf.


Efeknya bisa semakin optimal jika dibarengi kebiasaan sederhana, seperti memilih tangga dibanding lift, berjalan setelah makan, atau menyempatkan diri berjalan santai di sore hari. Aktivitas di luar ruangan, terutama di area hijau, juga dinilai mampu menekan tingkat stres.


"Memulai secara perlahan dan meningkatkan durasi secara bertahap dinilai lebih aman dibanding langsung melakukan olahraga berat," katanya.


Bagi individu dengan tekanan darah sangat tinggi atau memiliki riwayat penyakit jantung, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru.


Membantu Menurunkan Tekanan Darah


Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas berjalan kaki secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 4 hingga 9 mmHg pada penderita hipertensi.


Selain membantu mengendalikan tekanan darah, kebiasaan ini juga memberikan manfaat kesehatan lainnya, seperti meningkatkan sirkulasi darah, membantu menjaga berat badan ideal, serta mengurangi tingkat stres.


“Seiring waktu, kebiasaan ini membantu melancarkan sirkulasi darah, menjaga berat badan, dan mengurangi stres, yang semuanya berkontribusi terhadap kontrol tekanan darah yang lebih baik,” kata Dr. Saraf.


Dapat Dimulai dari Kebiasaan Sederhana


Manfaat jalan kaki dapat semakin optimal jika dipadukan dengan kebiasaan aktif dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain memilih tangga dibandingkan lift, berjalan kaki setelah makan, atau meluangkan waktu untuk berjalan santai pada sore hari.


Aktivitas berjalan di ruang terbuka atau area hijau juga dinilai dapat memberikan efek tambahan berupa penurunan tingkat stres dan peningkatan suasana hati.


Para ahli menyarankan agar masyarakat memulai aktivitas fisik secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Pendekatan ini dinilai lebih aman dibandingkan langsung melakukan olahraga berat yang berisiko menimbulkan cedera atau gangguan kesehatan lainnya.


Konsultasi bagi Penderita Penyakit Jantung


Meski jalan kaki tergolong aktivitas yang aman, individu yang memiliki tekanan darah sangat tinggi atau riwayat penyakit jantung tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai program olahraga baru.


Dengan dilakukan secara rutin dan konsisten, jalan kaki selama 30 menit sehari dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus membantu mengendalikan tekanan darah.*

Posting Komentar

0 Komentar