TANAH DATAR, kiprahkita.com –Kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama tetapi juga menguasai teknologi modern dan memiliki keterampilan kini menjadi prioritas utama. Menjawab tantangan tersebut, sebuah misi besar dimantapkan untuk menyatukan seluruh potensi sekolah keagamaan di daerah Luhak Nan Tuo agar mutunya semakin merata.
Langkah nyata ini diawali melalui rapat koordinasi perdana dari tim khusus pengembang mutu pendidikan madrasah di Aula Kemenag Tanah Datar, Kamis (2/7). Tim gabungan yang terdiri dari jajaran Kantor Kemenag, Kepala Madrasah, dan sejumlah guru ini bertugas memberikan bimbingan teknis implementasi kurikulum serta merancang model transformasi digital di Madrasah.
"Kita sebenarnya memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten, namun selama ini kemampuannya masih berjalan sendiri-sendiri di tiap Madrasah," ujar Kepala Kantor Kemenag, H. Hendri Pani Dias. Melalui wadah baru ini, beliau mengajak seluruh elemen untuk bersinergi meningkatkan mutu pendidikan secara kompak dan kolektif.
Selain pengembangan kurikulum madrasah, program inovatif lain nantinya akan langsung menyentuh minat anak melalui bidang robotik, kecerdasan buatan (AI), coding, hingga kelas dua bahasa (bilingual). Selain teknologi, pembinaan karakter juga diperkuat melalui tim seni kreasi Islam, tahfiz Al-Qur'an, serta keterampilan kewirausahaan.
"Setiap tim bidang diberikan kebebasan penuh dalam menyusun ide program kreatif sekaligus menentukan cara eksekusi terbaiknya di lapangan," tutur Hendri Pani Dias menambahkan. Fleksibilitas ini diberikan agar inovasi pembelajaran dapat lahir secara alami dari para praktisi pendidikan.
Kemenag berharap seluruh program unggulan ini tidak sekadar menjadi pemikat minat masyarakat atau ajang penyaluran hobi siswa semata. Target jangka panjang dari gerakan ini adalah pembentukan karakter dan pola pikir yang kuat serta penguasaan keterampilan nyata bagi masa depan generasi muda.
Dalam pertemuan tersebut, turut dipresentasikan oleh Ketua Tim tentang rencana aksi hingga kebutuhan anggaran. Seluruh rancangan program inovatif tersebut dijadwalkan mulai berjalan secara bertahap pada tahun pelajaran baru 2026/2027 ini. Kehadiran program ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi pemerataan kualitas pendidikan anak di Tanah Datar.*
Baca Juga

0 Komentar