Project Exhibition Tampilkan Kreativitas Santri, Bekal Menjadi Generasi Inovatif

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Beragam karya inovatif hasil kreativitas santri Perguruan Diniyyah Putri Kota Padang Panjang dipamerkan dalam kegiatan Project Exhibition yang digelar pada 28 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi setiap santri untuk menampilkan proyek individu yang telah mereka kerjakan sesuai minat, bakat, dan potensi masing-masing.


Project Exhibition menghadirkan berbagai hasil karya dari beragam bidang, mulai dari fashion, literasi, sains, seni, media pembelajaran, aplikasi perangkat lunak (software), simulasi alat tepat guna, hingga produk food and beverage (FnB). Seluruh karya dipamerkan sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, inovatif, sekaligus mampu menghasilkan karya yang bermanfaat.


Project Exhibition


Yang menarik, pameran tersebut digelar bertepatan dengan pembagian rapor semester. Sebelum menerima rapor putra-putrinya, seluruh orang tua diwajibkan mengunjungi setiap stan pameran untuk melihat langsung hasil karya para santri.


Melalui konsep tersebut, orang tua tidak hanya mengetahui capaian akademik anak, tetapi juga dapat menyaksikan proses belajar, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta keterampilan yang dikembangkan selama mengikuti pendidikan di pondok.


Pimpinan Pondok, Fauziah Fauzan El Muhammady, mengatakan Project Exhibition merupakan salah satu upaya lembaga pendidikan dalam memberikan ruang kepada santri untuk mengekspresikan ide, mengembangkan potensi, dan membangun rasa percaya diri melalui karya nyata.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberhasilan peserta didik tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan mereka berkreasi, berinovasi, bekerja sama, serta menghasilkan solusi melalui berbagai proyek yang mereka kerjakan sesuai minat dan bakat," ujarnya.


Menurut Fauziah, pembelajaran berbasis proyek menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Santri didorong untuk memiliki keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.


Ia berharap kegiatan Project Exhibition dapat terus menjadi agenda rutin yang memotivasi santri untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.


"Harapan kami, setiap karya yang lahir dari tangan para santri menjadi bukti bahwa mereka tumbuh sebagai generasi yang kreatif, inovatif, mandiri, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," katanya.


Pihak pondok menyampaikan bahwa dokumentasi yang ditampilkan saat ini baru sebagian dari keseluruhan karya santri. Dokumentasi lengkap Project Exhibition akan dipublikasikan secara bertahap agar masyarakat dapat melihat lebih banyak inovasi dan kreativitas yang telah dihasilkan para santri.*

Baca Juga

http://www.kiprahkita.com/2026/07/pemko-payakumbuh-dorong-pkn-tingkat-ii.html

Posting Komentar

0 Komentar