Santri Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang Dibekali Pencegahan Kenakalan Remaja

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang terus memperkuat pembinaan karakter santri melalui berbagai program edukatif. Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Padang Panjang, pesantren menggelar kegiatan pembekalan bertema "Tindakan Preventif Penyimpangan dan Kenakalan Remaja" sebagai upaya membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di era modern.


Kegiatan tersebut diikuti para santri dengan antusias. Mereka mendapatkan materi mengenai berbagai bentuk penyimpangan dan kenakalan remaja, faktor-faktor penyebabnya, serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Pimpinan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, MA, mengatakan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan pesantren. Menurutnya, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era digital.


Santri Dibekali Pencegahan Kenakalan Remaja

"Pesantren memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang kuat secara akidah, berakhlak mulia, serta mampu menyikapi perkembangan zaman dengan bijaksana. Melalui kegiatan ini, kami ingin para santri memiliki benteng yang kokoh agar tidak mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang maupun pergaulan negatif," ujar Dr. Derliana.


Ia menambahkan, sinergi dengan Dinas Sosial Kota Padang Panjang menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi yang komprehensif kepada para santri. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, santri memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta memanfaatkan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.


Dalam pembekalan tersebut, para peserta juga diajak berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi remaja masa kini, mulai dari pengaruh pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga pentingnya membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat.


Dr. Derliana berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan pesantren.


"Harapan kami, para santri tidak hanya menjadi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, berprestasi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi," tuturnya.


Melalui kolaborasi antara Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dan Dinas Sosial Kota Padang Panjang, diharapkan lahir generasi muda yang religius, tangguh, berintegritas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai Islam yang menjadi landasan kehidupan mereka.

Baca Juga

https://www.kiprahkita.com/2026/07/umsu-resmi-akuisisi-stikes-indah-medan.html


Versi Ringkas

SANTRI VS TANTANGAN ZAMAN: SIAPA YANG MENANG?


Masa muda itu cuma sekali, jangan sampai salah melangkah dan berujung sesal! Remaja hari ini dihadapkan pada dunia yang serba cepat, tapi juga penuh dengan "jebakan batman" kenakalan remaja.

Sebagai santri Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, kita nggak cuma belajar kitab suci, tapi juga belajar membaca situasi dunia nyata!

Kemarin, kita berkolaborasi langsung dengan Dinas Sosial Kota Padang Panjang dalam agenda pembekalan krusial: Tindakan Preventif Penyimpangan dan Kenakalan Remaja. Di sini, kita dibongkar habis-habisan soal apa saja benteng pertahanan yang harus dibangun biar nggak gampang goyah oleh zaman.

Mau tahu rahasia para santri Kauman tetap cool, berprestasi, dan terhindar dari toxic circle? Intip keseruannya di slide foto! Swipe left! *

Posting Komentar

0 Komentar