10 Wartawan Pasaman Barat, Lolos OKK PWI

PASAMAN BARAT, kiprahkita.com 10 wartawan dari Kabupaten Pasaman Barat, dinyatakan lolos Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI (Persatuan Wredhatama Indonesia) Sumatera Barat Angkatan I 2026.




OKK PWI Sumatera Barat, mengikuti 10 Wartawan dari berbagai media cetak dan online se Pasaman Barat. PKK berlangsung hari Jumat hingga Minggu, 14–15 Agustus 2026 di Edotel SMK Negeri 9 Padang, Jalan Bundo Kandung, Kota Padang.


Berdasarkan daftar hasil verifikasi yang ditetapkan melalui SK Nomor 45.12/PWI-SB/VIII-2026 tertanggal 8 Agustus 2026, ke-11 wartawan Pasaman Barat tersebut adalah:

1. Ade Media Saputra ( Berita Minang)

2. Ahmad Romi (harianhaluan.com)

3. Altas Maulana (LKBN Antara)

4. Dodi Fanda (Figurnews.com)

5. M. Bisri Batubara (TopSumbar)

6. Roni Pasrah (Sumbar Post)

7. Wawan Saputra (Ketik.com)

8. Wisnu Adrianto Utama (SumbarFokus.com)

9. Yaser Arafat (Singgalang)

10. Yusran (Lintas media.com)


Hasil verifikasi, menetapkan peserta dari Pasaman Barat yang mengikuti OKK PWI Sumatera Barat Angkatan I 2026. Peserta, mengikuti berbagai materi terkait kewartawanan dan keorganisasian.


Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, mengatakan, OKK tersebut merupakan kegiatan pertama dengan format tersebut yang digelar PWI Sumbar. Sebelumnya, kegiatan pembinaan serupa dikenal dengan nama Karya Latihan Wartawan (KLW).


Temukan lebih banyak

Kesehatan

Jasa Publikasi Online

Berita Hukum

Perekrutan & Ketenagakerjaan

Lowongan

Menurutnya, OKK menjadi salah satu tahapan bagi calon anggota yang ingin bergabung dengan PWI maupun anggota yang ingin meningkatkan status keanggotaannya.


Yusran Parsela, salah seorang dari 10 Wartawan Pasaman Barat lolos verifikasi itu menyampaikan, sesuai ketentuan organisasi, setiap calon anggota PWI wajib mengikuti OKK, termasuk bagi anggota yang ingin meningkatkan status keanggotaannya menjadi anggota biasa.


Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis, jelas Yusran Parsela, OKK tidak hanya berkaitan dengan administrasi keanggotaan, tapi untuk meningkatkan profesionalisme dan pemahaman wartawan terhadap etika jurnalistik. (gmz)*

Posting Komentar

0 Komentar